Tiga Bulan Pertama 2016, 34 Warga Batam Positif HIV/AIDS
Selasa, 19 April 2016 - 14:29 WIB
Tiga Bulan Pertama 2016, 34 Warga Batam Positif HIV/AIDS
A
A
A
BATAM - Hingga Maret 2016, ada sekitar 34 orang warga Batam telah terjangkit penyakit HIV/AIDS. Mereka kini tengah ditangani pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.
Data yang diperoleh dari RSUD Embung Fatimah jumlah 34 orang ini terhitung sejak Januari sampai tanggal 26 Maret.
Sebelumnya untuk 2015 jumlah penderita HIV/AIDS di RSUD Embung Fatimah sebanyak 179 orang, 66 orang di antaranya telah meninggal karena penyakitnya tidak dapat disembuhkan. Sementara untuk 2014 sebanyak 186 orang. Penyakit dapat mengancam kesehatan keluarga terdekat pasien jika tidak segera ditangani dengan baik.
Kepala Humas RSUD Embung Fatimah, Nuraini mengatakan, melihat jumlah yang ditangani hingga Maret ada peningkatan pasien.
Jumlah ini kemungkinan hingga akhir tahun akan terus meningkat jika masyarakat menganggap penyakit ini tidak berbahaya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ada penurunan jumlah pasien 2015 dari 2014 sebanyak tujuh orang pasien.
"Melihat angkanya ada peningkatan hingga sekarang. Tapi bisa juga menurun seperti tahun 2015. Kalau bisa menurun, karena penyakit ini membahayakan sekali," kata Nuraini, Selasa (19/4/2016) siang.
Ia menuturkan, paasien yang datang berobat ke RSUD mayoritas warga Batam. Rata-rata pasien sejauh ini hanya berobat jalan menjalani penyembuhan penyakitnya. Pihak rumah sakit berupaya menolong para pasien dalam penyembuhan yang dideritanya.
"Kebanyakan pasien HIV/AIDS berobat jalan, tapi kalau ada pasien yang sudah parah harus dirawat inap," pungkasnya.
Data yang diperoleh dari RSUD Embung Fatimah jumlah 34 orang ini terhitung sejak Januari sampai tanggal 26 Maret.
Sebelumnya untuk 2015 jumlah penderita HIV/AIDS di RSUD Embung Fatimah sebanyak 179 orang, 66 orang di antaranya telah meninggal karena penyakitnya tidak dapat disembuhkan. Sementara untuk 2014 sebanyak 186 orang. Penyakit dapat mengancam kesehatan keluarga terdekat pasien jika tidak segera ditangani dengan baik.
Kepala Humas RSUD Embung Fatimah, Nuraini mengatakan, melihat jumlah yang ditangani hingga Maret ada peningkatan pasien.
Jumlah ini kemungkinan hingga akhir tahun akan terus meningkat jika masyarakat menganggap penyakit ini tidak berbahaya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ada penurunan jumlah pasien 2015 dari 2014 sebanyak tujuh orang pasien.
"Melihat angkanya ada peningkatan hingga sekarang. Tapi bisa juga menurun seperti tahun 2015. Kalau bisa menurun, karena penyakit ini membahayakan sekali," kata Nuraini, Selasa (19/4/2016) siang.
Ia menuturkan, paasien yang datang berobat ke RSUD mayoritas warga Batam. Rata-rata pasien sejauh ini hanya berobat jalan menjalani penyembuhan penyakitnya. Pihak rumah sakit berupaya menolong para pasien dalam penyembuhan yang dideritanya.
"Kebanyakan pasien HIV/AIDS berobat jalan, tapi kalau ada pasien yang sudah parah harus dirawat inap," pungkasnya.
(nag)