3 Oknum Polisi Pukuli Petugas PLN Rayon Wamena

Minggu, 17 April 2016 - 19:30 WIB
3 Oknum Polisi Pukuli...
3 Oknum Polisi Pukuli Petugas PLN Rayon Wamena
A A A
PAPUA - Tidak terima dengan pemadaman lampu di wilayah Kota Wamena, tiga orang diduga oknum polisi menganiaya petugas PLN Aswandi (25), di ruang piket pelayanan gangguan kantor PLN Rayon Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

"Akibat penganiayaan itu, Aswandi mengalami luka-luka di bagian wajahnya," kata Manager Bidang Sumber Daya Manusia PT PLN Wilayah Papua dan Papua Barat Boyke Sondak, Minggu (17/4/2016).

Ditambahkan Boyke, peristiwa itu bermula saat adanya mati lampu di wilayah Kota Wamena, pada Sabtu 16 Apri 2016 malam tadi. Diduga tidak terima dengan pemadaman listrik itu, tiga orang yang diduga anggota polisi datang ke kantor PLN.

“Jadi laporan yang saya terima, ada pesta atau acara didekat kantor Polres Jayawijaya. Lampu kemudian padam. Sebagai pelanggan, mungkin mereka tidak terima atau kecewa," terangnya.

Kemudian, ketiga oknum polisi itu datang ke kantor PLN dan terjadilah hal-hal yang terjadilah penganiayaan itu. Menurut Boyke, pemadaman lampu yang terjadi pada Sabtu malam itu bukanlan unsur kesengajaan.

“Jadi laporan yang saya dapatkan, penyebab mati lampu saat itu karena ada kelelawar yang hinggap di atas kabel listrik. Kemudian terjadi gangguan yang menyebabkan mati lampu, jadi sama sekali bukan unsur kesengajaan,” terangnya.

Saat ini, kasus penganiayaan itu sudah diserahkan ke pihak Propam Polres Jayawijaya untuk ditindaklanjuti. Namun, pihaknya masih akan mengecek kejelasan dan duduk persoalan kasus ini.

"Pada dasarnya kami cek dulu duduk permasalahannya. Kami sudah minta laporan dari Manager Rayon Wamena, dan akan kami tindak lanjuti. Selain itu, kasus ini kami serahkan penuh kepada pihak Propam Polres Jayawijaya," ungkapnya.

Boyke berharap, masyarakat dapat mengerti tugas PLN, bukan langsung dengan emosi dan main hakim sendiri.

”Kami menyadari ada kekurangan dalam tugas pelayanan kami. Tetapi saya berharap, masyarakat dapat memahami hal itu bukan dengan emosi dan main hakim sendiri," jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Jayawijaya dan Polda Papua belum dapat dimintai konfirmasi terkait kasus pemukulan ini. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin saat dihubungi nomornya tidak aktif.

Begitupun dengan Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy Abba, ketika dikonfirmasi nomornya tidak bisa dihubungi.
(san)
Berita Terkait
Buya Syafii Dorong PJB...
Buya Syafii Dorong PJB Terus Jaga Integritas dan Profesionalisme
Susul China, Kini Giliran...
Susul China, Kini Giliran India Terancam Krisis Listrik
Krisis Semakin Parah,...
Krisis Semakin Parah, Listrik Padam di Seluruh Lebanon
Krisis Energi Mulai...
Krisis Energi Mulai Terasa di Singapura, Ini Tanda-tandanya
Pembangkit Listrik Terbesar...
Pembangkit Listrik Terbesar Dimatikan, Lebanon Gelap Gulita
Dukung Profesionalisme...
Dukung Profesionalisme Polri, Sahabat Polisi Indonesia Kunjungi Senat Sespimti Polri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved