Akan Hapus 3 in 1, Polisi Sarankan Ini ke Ahok

Kamis, 14 April 2016 - 16:31 WIB
Akan Hapus 3 in 1, Polisi...
Akan Hapus 3 in 1, Polisi Sarankan Ini ke Ahok
A A A
JAKARTA - Selama uji coba penghapusan kawasan 3 in 1, polisi menilai justru terjadi peningkatan jumlah kendaraan dan berdampak parah pada kemacetan. Polisi sendiri akan memberikan masukan kepada Pemprov DKI terkait rencana penghapusan kawasan 3 in 1.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin Nursin mengatakan, pihaknya menyarankan dan mengusulkan kebijakan 3 in 1 tetap dilaksanakan mengingat hasil ujicoba yang justru menambah kepadatan di ruas jalan Jakarta.

"Kita tetap menyarankan sistem 3 in 1 tetap diberlakukan untuk membatasi kendaraan. Tetapi, apapun keputusan gubernur, kami siap menjalankan, karena regulasinya kan ada di tangan Pemda DKI, kami hanya menjalankan," katanya kepada wartawan, Kamis (14/4/2016).

Dia menegaskan, selama uji coba penghapusan 3 in 1 berdampak terhadap kemacetan yang cukup signifikan terutama di jalur Sudirman-Thamrin. Dengan dihapusnya kebijakan tersebut, menurutnya selain menghambat kelancaran lalu lintas tetapi juga menghambat aktivitas perekonomian, pembangunan serta produktivitas kerja.

"Dari data Dishub volume kendaraan di jalur Sudirman-Thamrin selama uji coba penghapusan 3 in 1 mengalami peningkatan 15-20 persen," tegasnya. (Baca: ERP Belum Berjalan, Penghapusan 3 in 1 Diprediksi Tidak Akan Berhasil)

Jadi, lanjutnya, data tersebut menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Sebab, jumlah kendaraan yang ada saat ini tidak sebanding dengan penambahan infrastruktur jalan yang ada. "Kemungkinan kami berikan saran masukan yang sesuai data dan fakta," tukasnya.

Saat ini, pertumbuhan kendaraan per tahun rata-rata mencapai 11,26 persen. Sementara pertumbuhan infrastruktur jalan hanya 0,01 persen per tahun. "Sehingga ini perlu adanya kebijakan yang bisa mengatasi atau membatasi pertumbuhan kendaraan ini," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kemenperin Pede Program...
Kemenperin Pede Program Diklat 3 in 1 Tekan Angka Pengangguran
3-in-1 Beauty Hacks...
3-in-1 Beauty Hacks dengan Face Mist
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta...
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta Bakal Dihapus, Dishub Ungkap Penyebabnya
Inovasi Terbaru dari...
Inovasi Terbaru dari ITB, 3 in 1 Face Protector
Kemenperin Kembangkan...
Kemenperin Kembangkan SDM Bidang Industri Melalui Diklat 3 in 1
Peluncuran Inovasi Rinso...
Peluncuran Inovasi Rinso Matic Kapsul 3-in-1
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved