Pelaku Utama Perdagangan Hewan Langka di Samarinda Dibekuk

Rabu, 06 April 2016 - 00:09 WIB
Pelaku Utama Perdagangan...
Pelaku Utama Perdagangan Hewan Langka di Samarinda Dibekuk
A A A
SAMARINDA - Pelaku utama penjualan hewan langka antar provinsi di Kalimantan berhasil dibekuk Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Enggang.

Pelaku bernama Muhamad Gafur (25) ditangkap di Kalimantan Selatan (Kalsel) setelah memasok sejumlah hewan dilindungi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Terungkapnya kasus ini berkat pengembangan penyelidikan terhadap seorang yang lebih dulu tertangkap pada September 2015 lalu. Pelaku dengan inisial Fr (16) menjual hewan langka di Samarinda melalui situs media sosial.

Gafur ditangkap di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel. "Dialah penyupai hewan langka yang dijual di Samarinda dan mengirim ke Fr dengan menggunakan jasa bus antar provinsi," kata Koordinator Polisi Hutan dan PPNS Kehutanan Kaltim, Suriyadi, Selasa (5/4/2015).

Dari tangan Gafur, sejumlah barang bukti transaksi penjualan hewan langka berhasil disita. Pelaku mengaku mendapatkan hewan-hewan langka mengumpulkan hewan langka ini dari sejumlah orang di Kalsel.

Hewan langka yang dijual pelaku merupakan hewan yang dilindungi dan masuk kategori apendiks dua. Kategori ini adalah hewan yang terancam punah apabila diperjual belikan.

Hewan yang diperdagangkan pelaku antara lain lutung merah, elang bonggol, hingga kucing hutan. Seluruh penjualan hewan langka ini dilakukan melalui transaksi elektronik tanpa tatap muka.

"Dia kumpulkan hewan juga dibelinya secara kecil-kecilan dari sejumlah orang di Kalsel lalu dijualnya secara online. Dikirim ke Samarinda untuk diperdagangkan secara online juga," papar Suryadi.

Gafur sendiri mengakui jika perdagangan hewan langka di Kalsel termasuk bebas. Tak sedikit dia mendapatkan hewan langka itu di pasar tradisional dan dijual tanpa rasa khawatir ditangkap.

"Orang yang menjual ke saya itu mengambil hewan di hutan lalu dijual di pasar. Saya beli seperti belanja biasa. (Penjualan hewan langka) di barabai bebas saja," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
12 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
33 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
42 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
46 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved