Keberanian & Popularitas Risma Ideal untuk Tandingi Ahok
Jum'at, 01 April 2016 - 22:15 WIB
Keberanian & Popularitas Risma Ideal untuk Tandingi Ahok
A
A
A
JAKARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merupakan sosok ideal yang mampu menandingi calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. Risma dinilai memiliki keberanian dan popularitas yang sama dengan Ahok, namun mempunyai visi berbeda.
Pengamat komunikasi politik Romo Benny Susetyo menilai, untuk menyaingi branding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017 mendatang, terdapat sejumlah nama yang ideal untuk menyaingi Ahok di level yang sama, adapun nama tersebut seperti Susi Pudjiastuti, Soekarwo, dan Tri Rismaharini.
"Fenomena Ahok biasa saja sebenarnya. Ahok dengan caranya independen itu dia pakai pendekatan orientasi market, kenapa market? Karena Jakarta itu kaum urban," ujar Romo Benny Susetyo dalam diskusi "Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok" di Kantor Para Syndicate, Jalan Wijaya Timur 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016).
Menurut Benny, Ahok sudah menancapkan brandingnya ke pikiran bawah sadar masyarakat melalui media sosial dan semacamnya akan pencitraannya itu. Seharusnya, kata Benny, partai itu menyiapkan balon gubernur dengan lawan yang sepadan dengan Ahok.
Pasalnya, sosok Ahok itu dianggap memiliki branding yang besar dan dianggap sebagai sosok antikorupsi dan cepat bertindak. "Lawannya harus sama, kalau brandingnya pakai SARA, agama, ideologi ya tak laku. Lah ini masalahnya urban gitu loh. Partai ga lihat ini. PDIP misalhnya, tampilkan saja Djarot dan Susi, lalu Pakde Karwo. Atau yang lebih oke, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu," paparnya.
Menurut Benny, dari sejumlah nama yang pas untuk menyaingi Ahok di Pilgub DKI mendatang itu hanya Tri Rismaharini. Pasalnya, dia telah memiliki prestasi yang baik, branding pun populer dikalangan masyarakat.
Risma bahkan pula memiliki karakter yang meledak-ledak dan berani sebagaimana halnya Ahok. "Cari orang dengan level sama, karakter meledak-ledak, keberanian juga, dan orang yang punya kepopuleran sama, tapi punya visi beda dengan Ahok, yang diuji orang itu punya keunikan apa? Nah orang itu yang harus dicari, khususnya oleh parpol. Yang cocok ituh Wali Kota Surabaya," terangnya.
Lebih jauh, papar Benny, masyarakat Jakarta itu membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki perubahan, yang tidak sekadar mengumbar omongan, tapi juga harus diiringi dengan action dan memiliki keberanian, kebijaksanaan, dan empati.
Pengamat komunikasi politik Romo Benny Susetyo menilai, untuk menyaingi branding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017 mendatang, terdapat sejumlah nama yang ideal untuk menyaingi Ahok di level yang sama, adapun nama tersebut seperti Susi Pudjiastuti, Soekarwo, dan Tri Rismaharini.
"Fenomena Ahok biasa saja sebenarnya. Ahok dengan caranya independen itu dia pakai pendekatan orientasi market, kenapa market? Karena Jakarta itu kaum urban," ujar Romo Benny Susetyo dalam diskusi "Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok" di Kantor Para Syndicate, Jalan Wijaya Timur 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016).
Menurut Benny, Ahok sudah menancapkan brandingnya ke pikiran bawah sadar masyarakat melalui media sosial dan semacamnya akan pencitraannya itu. Seharusnya, kata Benny, partai itu menyiapkan balon gubernur dengan lawan yang sepadan dengan Ahok.
Pasalnya, sosok Ahok itu dianggap memiliki branding yang besar dan dianggap sebagai sosok antikorupsi dan cepat bertindak. "Lawannya harus sama, kalau brandingnya pakai SARA, agama, ideologi ya tak laku. Lah ini masalahnya urban gitu loh. Partai ga lihat ini. PDIP misalhnya, tampilkan saja Djarot dan Susi, lalu Pakde Karwo. Atau yang lebih oke, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu," paparnya.
Menurut Benny, dari sejumlah nama yang pas untuk menyaingi Ahok di Pilgub DKI mendatang itu hanya Tri Rismaharini. Pasalnya, dia telah memiliki prestasi yang baik, branding pun populer dikalangan masyarakat.
Risma bahkan pula memiliki karakter yang meledak-ledak dan berani sebagaimana halnya Ahok. "Cari orang dengan level sama, karakter meledak-ledak, keberanian juga, dan orang yang punya kepopuleran sama, tapi punya visi beda dengan Ahok, yang diuji orang itu punya keunikan apa? Nah orang itu yang harus dicari, khususnya oleh parpol. Yang cocok ituh Wali Kota Surabaya," terangnya.
Lebih jauh, papar Benny, masyarakat Jakarta itu membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki perubahan, yang tidak sekadar mengumbar omongan, tapi juga harus diiringi dengan action dan memiliki keberanian, kebijaksanaan, dan empati.
(whb)