Pembangunan Jembatan Semanggi Kontraproduktif dengan Transportasi Massal

Jum'at, 01 April 2016 - 05:20 WIB
Pembangunan Jembatan...
Pembangunan Jembatan Semanggi Kontraproduktif dengan Transportasi Massal
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan melakukan groundbreaking pembangunan jalan layang Semanggi pada 8 April mendatang. Pembangunan jalan layang Semanggi dinilai bukti dari ketidakseriusan Pemprov DKI menata transportasi massal.

Pengamat perkotaan Universitas Trisakti dari Nirwono Joga mengatakan, pembangunan jalan layang Semanggi hanya menguntungkan dan menyenangkan pengguna kendaraan pribadi. Hal tersebut sangat kontraproduktif mengajak masyarakat untuk beralih ke transportasi massal.

Terlebih, kata dia, pembangunan tersebut merusak konsep jembatan Semanggi sebagai ikon cagar budaya Ibu Kota seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No 11/2010 tentang Benda Cagar Budaya,

"Keberadaan jalan layang Semanggi mengurangi macet 50% itu pembohongan publik. Ini menunjukkan Pemprov DKI setengah hati membangun transportasi massal," kata Nirwono Joga saat dihubungi Kamis 31 Maret 2016 kemarin.

Nirwono menjelaskan, pembangunan jalan layang Semanggi tidak akan mengurangi kemacetan dan pengendara tetap akan menggunakan kendaran pribadi selama pola transportasi makro belum terwujud. Sebaiknya, Pemprov fokus terhadap pembatasan kendaraan pribadi Sudirman-Thamrin-Gatot Subroto-MT Haryono melalui Electronik Road Pricing (ERP), 3 in 1, dan pelarangan sepeda motor.

Selain itu, lanjut Nirwono, Pemprov DKI juga fokus untuk mengoptimalkan bus Transjakarta, Light Rail Transit (LRT), MRT, jalur pejalan kaki dan pesepeda untuk jarak dekat.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, pembangunan jalan layang Semanggi itu merupakan sejarah sipil pertama Indonesia yang memasang (bridge case) membentang sepanjang 800 meter di atas jembatan Semanggi. Menurut Ahok, jalan layang Semanggi dapat mengurangi banyak kemacetan.

Namun saat ditanya persentasinya, dia meminta agar bertanya kepada polisi. Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebutkan, dana pembangunan jalan layang Semanggi sebesar Rp300 miliar. ‎
(whb)
Berita Terkait
Pengelolaan 6 Ruas Jalan...
Pengelolaan 6 Ruas Jalan Tol dalam Kota, Pemprov DKI Diminta Bentuk BUMD
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 26,4%
Kampung Akuarium, Jejak...
Kampung Akuarium, Jejak Laboratorium Oseanografi Zaman Belanda
Pemprov DKI Targetkan...
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Masyarakat Gunakan Transportasi Umum pada 2030
Heru Sebut Pembangunan...
Heru Sebut Pembangunan Jakarta Tahun 2024 Fokus Peningkatan Ketahanan Kota
Tahun Ini, Pemprov DKI...
Tahun Ini, Pemprov DKI Bakal Tambah Jalur Sepeda Sepanjang 190 Km
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
3 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
4 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
5 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
12 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
13 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
15 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved