Gempa 7,5 SR di Gunung Kidul, Pasien RSUD Wonosari Kocar-kacir

Kamis, 24 Maret 2016 - 19:45 WIB
Gempa 7,5 SR di Gunung...
Gempa 7,5 SR di Gunung Kidul, Pasien RSUD Wonosari Kocar-kacir
A A A
GUNUNGKIDUL - Sirine tanda bahaya di RSUD Wonosari tiba-tiba berbunyi. Tak lama berselang, terdengar jeritan pasien dan para medis. Suasana menjadi tegang. Puluhan pasien pun dibawa keluar ruangan RSUD.

Para dokter dan petugas medis lainnya pun berjibaku, berusaha menyelamatkan pasien dari dalam gedung yang goyang akibat diguncang gempa berkekuatan 7,5 SR. Dalam evakuasi ini, satu pasien yang sakit parah meninggal dunia.

Inilah gambaran simulasi gempa yang dilakukan pihak RSUD Wonosari. Semua kru rumah sakit kebanggaan Pemkab Gunungkidul itu dilibatkan dalam simulasi guna melakukan antisipasi terjadinya gempa besar.

Direktur RSUD Wonsoari Isti Indiyani mengungkapkan, pihaknya memang terus meningkatkan kapasitas Tim HDP. Langkah ini dilakukan mengingat potensi gempa di Gunungkidul termasuk tinggi.

”Jadi kami membuat skenario cerita gempa. Meskipun masih banyak kekurangan. Namun simulasi ini untuk evaluasi sejauh mana tim kompak untuk menangani pasien, dan bagaimana menyelamatkan diri,” terangnya, Kamis (24/3/2016).

Pihaknya juga membuat jalur evakuasi yang dipatenkan dan bisa dimengerti semua paramedis, karyawan, dan pasien, serta keluarga pasien. Dengan jalur tersebut, satu persatu pasien berhasil diselamatkan keluar gedung.

”Tadi ceritanya semua pasien dibawa keluar ruangan, sambil menunggu instruksi mengenai gempa. Dan memang ada laporan yang meninggal setelah situasi aman. Korban meninggal juga dibawa ke kamar jenazah,” lanjutnya.

Dalam simulasi ini, selain diguncang gempa hebat, rumah sakit juga kebakaran. Titik api digambarkan berasal dari ruang VIP. Selain menangani pasien dari gempa, pihak rumah sakit juga harus memdamkan api yang membesar.

Terpisah, pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari mengungkapkan, pada simulasi kali ini sebanyak 100 petugas dilibatkan. Mereka terdiri dari para dokter, perawat, dan juga Satpam RSUD.

“Jadi semua elemen di RSUD terlibat. Nah akhirnya mereka mengetahui tugas masing-masing di saat terjadi bencana atau gempa. Semua tergambar dalam simulasi tersebut,” tukasnya.
(san)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved