Ini Solusi Pemerintah Atasi Polemik Transportasi di Jakarta

Kamis, 24 Maret 2016 - 17:20 WIB
Ini Solusi Pemerintah...
Ini Solusi Pemerintah Atasi Polemik Transportasi di Jakarta
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mendorong skema penyelesaian masalah yang dihadapi transportasi konvensional 'versus' transportasi berbasis online, seperti Grab Car dan Taksi Uber.

Hasilnya, pemerintah mendorong sejumlah hal yang telah menjadi kesepakatan bersama antara kementerian terkait dengan Organda serta perusahaan transportasi berbasis online. (Baca: Ahok Sebut Transportasi Online Murah karena Tak Bayar Pajak)

Menurut Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, pertama solusi yang diberikan adalah agar bisnis transpotasi memberi pelayanan publik yang nyaman dan efisien. Kedua, pemerintah mendorong agar bisnis transportasi harus berbasis jalan raya dan mengikuti perkembangan publik.

"Ketiga sarana transportasinya harus mengikuti ketentuan undang-undang lalu lintas angkutan jalan," ujar Jonan saat jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2016).

Jonan menegaskan, untuk transportasi berbasis online seperti Grab Car dan Taksi Uber, pemerintah mencontohkan agar perusahaan transportasi online harus berbadan hukum, Yayasan, Koperasi, perseroan terbatas atau masuk dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau BUMD (Daerah).

"Lalu juga harus memiliki izin sebagai sarana transportasi. Ini untuk keamanan penumpang sendiri," ungkapnya. (Baca: Pemerintah Deadline Transportasi Online hingga 31 Mei)

Kata Jonan, pilihan lainnya adalah perusahaan transportasi online seperti Grab car atau Taksi Uber harus membentuk badan usaha yang memiliki izin perusahaan transportasi seperti transportasi konvensional pada umumnya.

"Kalau pakai aplikasi klasifikasinya rental, rental boleh plat hitam. Tapi harus di (uji) KIR karena untuk keselamatan penumpang. Ini undang-undang yang mengatur begitu," tukasnya. (Baca: Ahok Akan Legalkan Taksi Berbasis Online)
(mhd)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Protes Harga BBM Naik,...
Protes Harga BBM Naik, Sopir Angkutan Umum di Indramayu Mogok Massal
Premium Susah dan Mahal,...
Premium Susah dan Mahal, Angkot di Jayapura Kompak Mogok Narik Penumpang
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
LRT Segera Dibangun...
LRT Segera Dibangun di Medan, Bobby Nasution: Kita Optimalkan Transportasi Massal
Ribuan Pengemudi Angkutan...
Ribuan Pengemudi Angkutan Online di Malang Raya Mogok Massal, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved