PKPU Balikpapan Bagikan Air Bersih di Daerah Krisis Air

Rabu, 23 Maret 2016 - 18:52 WIB
PKPU Balikpapan Bagikan...
PKPU Balikpapan Bagikan Air Bersih di Daerah Krisis Air
A A A
BALIKPAPAN - Kebutuhan air bersih di Balikpapan, Kalimantan Timur, terus meningkat akibat curah hujan yang rendah di wilayah resapan air. Krisis air pun tak dapat dihindari mengingat debit Waduk Manggar yang terus berkurang.

Warga Balikpapan yang kurang mampu pun terpaksa harus terus membeli air. Selain itu, debit air pipa PDAM tidak mampu menjangkau wilayah pegunungan, sehingga banyak warga yang tinggal di dataran tinggi menadah air hujan dan menampung air PDAM melalui tangki air PDAM.

Wilayah RT 10 Kelurahan Baru Ulu adalah wilayah yang berada di dataran tinggi Gunung Bugis. Aliran air pipa PDAM tidak mampu menjangkau wilayah tersebut akibat pemadaman air bergilir.

Sudah dua bulan air tidak mengalir sehingga warga harus membeli air secara swadaya ke PDAM sebanyak 25.000 liter. Namun hal itu dirasa kurang oleh warga karena air tersebut harus dibagikan merata kepada 130 KK di RT 10.

Beberapa warga yang tidak mendapatkan air bersih, harus siap siaga menadah air hujan ketika hujan turun.

Dalam rangka World Water Day 2016, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU berbagi air bersih secara gratis untuk warga dhuafa di wilayah RT 10 Kelurahan Baru Ulu Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan, Selasa (22/3/2016).

Antusiasme warga terlihat saat tangki air PKPU datang. Warga yang rumahnya jauh dari akses jalan utama bersama-sama membawa jeriken untuk mengambil air dari tangki. Semua warga tampak senang dengan adanya pembagian air gratis kali ini. Anak-anak membantu orangtua mereka membawa jeriken ke rumah masing-masing.

Ibu-ibu sibuk mengeluarkan tong air dari dalam rumahnya untuk diisi dengan air dari selang tangki. Ada juga warga yang mengambil kesempatan ini untuk mencuci motor mereka.

PKPU Balikpapan Bagikan Air Bersih di Daerah Krisis Air


Salah satu warga, Rusmawati mengatakan kegembiraannya. "Alhamdulillah, sudah lama kita di sini susah air, terima kasih PKPU dengan bantuan airnya."

Menurut Rusmawati, kondisi air di daerah tempat tinggalnya memang sudah tidak mengalir beberapa bulan dan setiap tahun pasti air mati.

"Dengan adanya bantuan air ini kita terbantu, apalagi airnya gratis. Kami juga di sini bersyukur sekali karena selama lima tahun sejak air mulai dibatasi, baru kali ini ada bagi-bagi air gratis. Harapan kami setiap tahunnya atau bulan air di sini bisa terus mengalir, mungkin air PDAM-nya atau dengan adanya bantuan air gratis seperti ini." (Rohim/Putri/PKPU)
(zik)
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
1 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
2 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
2 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved