BNN Sita 11 Kg Sabu dan 4.000 Butir Ekstasi

Senin, 21 Maret 2016 - 21:36 WIB
BNN Sita 11 Kg Sabu...
BNN Sita 11 Kg Sabu dan 4.000 Butir Ekstasi
A A A
MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap enam anggota sindikat peredaran narkotika antarnegara di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Medan, Sumatera Utara, Senin (21/3/2016). 11 kilogram (kg) sabu dan 4.000 butir pil ekstasi disita.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, keenam tersangka itu kini telah diboyong ke Jakarta.

Mereka adalah AD dan AG, ditangkap dari lokasi perbelanjaan di Jalan SM Raja Medan. "Hasil penyelidikan awal yang kita lakukan berhasil menangkap dua tersangka berinisial AD dan AG. Dari keduanya kita dapatkan barang bukti 11 kg sabu siap edar yang dikemas menggunakan bungkus kopi bertuliskan aksara Tiongkok," jelasnya.

Setelah menangkap AD dan AG, kemudian dilakukan pengembangan dan petugas kembali menangkap AM yang diketahui merupakan pemesan narkoba jenis sabu.

Dalam pengembangan itu juga turut serta diamankan barang bukti lain berupa 4.000 butir pil ekstasi di salah satu kamar hotel tempatnya menginap.

"Dari pengembangan selanjutnya kita tangkap tiga tersangka lain yakni DI, RA, dan AB dari lokasi berbeda. Tersangka DI, warga asal Idi Rayeuk, Aceh Timur diketahui merupakan pengendali peredaran narkoba dari Malaysia yang akan dipasok ke Aceh dan Sumut," ujarnya.

Dalam proses peredarannya, narkoba jenis sabu asal Malaysia itu diselundupkan melalui pelabuhan tikus di Aceh. Narkoba itu kemudian dipasok ke Aceh dan Sumut melalui tersangka DI sebagai pengendali.

Tak jarang tersangka DI juga membeli langsung narkoba jenis sabu ke Malaysia untuk dibawa ke Indonesia dan dipasarkan ke beberapa provinsi, khususnya Aceh dan Sumut.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, penyelundupan narkoba ini sudah sejak tiga tahun lalu dilakukan. Setiap bulan paling tidak 5-20 kg sabu asal Malaysia masuk ke Sumatera melalui Aceh.

"Untuk mengelabui petugas, sabu yang akan dipasarkan itu dikemas menggunakan bungkus kopi bertuliskan aksara Tiongkok. Kita masih mendalami kasus ini. Ada salah seorang warga Malaysia yang identitasnya sudah diketahui dan masih dalam penyelidikan," terangnya.

Sementara, dari informasi yang dapat dikumpulkan KORAN SINDO, pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi asal Malaysia yang dikendalikan seorang warga Aceh tersebut bermula dari tindak lanjut informasi mengenai salah satu lokasi yang kerap dijadikan tempat transaksi narkoba dalam jumlah besar di kawasan Jalan SM Raja Medan.

"Sebenarnya, masih ada juga warga Aceh lainnya yang terlibat. Dan itu merupakan gembong besar yang selalu memesan barang dalam jumlah sangat besar," kata salah satu petugas BNN di lapangan.

Menurut dia, jaringan bandar besar itu berkaitan dengan pengungkapan kasus peredaran 300 kg sabu di Kawasan Industri Medan (KIM) II, Mabar beberapa waktu lalu.

"Orang yang mengendalikan itu sama. Untuk mengungkap itu agak sulit, sebab mereka sudah memegang senjata dan siap melancarkan perang apabila sudah menyentuh bos besarnya."
(zik)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved