Anggota DPRD Palopo Protes Pengurangan Jatah Makanan

Sabtu, 19 Maret 2016 - 02:07 WIB
Anggota DPRD Palopo...
Anggota DPRD Palopo Protes Pengurangan Jatah Makanan
A A A
PALOPO - Anggota DPRD Kota Palopo, protes atas pengurangan jatah makan dan minuman mereka yang sudah berlangsung selama satu bulan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Alfri Jamil, mempertanyakan perihal pengurangan jatah makanan mereka, padal dari bulan Januari hingga pertengahan Februari kemarin mereka masih rutin mendapatkan makan dan minum serta snack setiap harinya.

"Sekarang sudah tidak ada, kadang hanya air putih, kopi atau teh, snacknya sudah tidak ada," kata Alfri,Jumat (18/3) kemarin.

Ditegaskannya bahwa dirinya mempertanyakan ini bukannya kepentingan pribadi atau ada maksud lain.

"Persoalannya ini kan sudah ada penggarannya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Palopo tahun 2016, dalam nomenlkatur uang makan dan minum para legislator Palopo, semua daerah sama seperti itu," katanya.

Ia menambahkan, dalam uang makan dan minum tersebut, ditetapkan adanya pengadaan snack berupa kue setiap harinya untuk legislator di Palopo.

Pengadaan makan dan minum berupa snack di DPRD Palopo, telah direalisasikan selama satu bulan lebih atau antara bulan Januari sampai Februari. "Sudah satu bulan lebih tak ada lagi pengadaan snack di DPRD Palopo, padahal sudah disetujui di APBD," sebutnya lagi.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Palopo Amirullah Yuni, menanggapi protes Alfri Djamil. Ditegaskannya bahwa pihaknya selalu bekerja sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang telah disusun dan ditetapkan oleh anggota DPRD sendiri bersama pemerintah.

Diungkapkan Sekwan, bahwa pihaknya tidak lagi menyiapkan snack para anggota DPRD Palopo karena anggaran makan dan minum yang disiapkan jumlahnya kecil.

"Anggaran makan dan minum DPRD Palopo sama pada tahun 2015, hanya 35 juta," katanya. Dijelaskan lebih jauh bahwa dengan anggaran yang sama itu anggota DPRD meminta tambahan snack setiap harinya.

"Rp35 juta ini hanya bisa untuk air mineral, kopi atau teh, kalau kita tambah snack, belum selesai tahun ini dananya sudah habis, tentu kondisi itu akan makin ribut," jelasnya.
(nag)
Berita Terkait
Anggaran Pengadaan Seragam...
Anggaran Pengadaan Seragam Baru DPRD Kota Tangerang Rp675 Juta
Penyerapan Anggaran...
Penyerapan Anggaran Daerah di Masa Pandemi Belum Sesuai Harapan
Serapan Anggaran Daerah...
Serapan Anggaran Daerah Rendah, Ekonom Usul Kepala Daerah Tidak Digaji 3 Bulan
Kemendagri Sebut ASN...
Kemendagri Sebut ASN Berperan Penting dalam Penyerapan Anggaran Daerah
Masalah Klasik Penyerapan...
Masalah Klasik Penyerapan Anggaran Daerah
Endapan Anggaran Daerah...
Endapan Anggaran Daerah di Era Pandemi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved