Polisi Ringkus Oknum TNI AD di Summarecon Bekasi

Rabu, 16 Maret 2016 - 16:46 WIB
Polisi Ringkus Oknum...
Polisi Ringkus Oknum TNI AD di Summarecon Bekasi
A A A
BEKASI - Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reskrim Polresta Bekasi Kota meringkus oknum Anggota TNI AD, Serka Tardi (46), saat akan bertransaksi di Restoran Bandar Jakarta, Kawasan Summarecon Bekasi, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa 15 Maret 2016 malam.

Selain mengamankan Anggota Kodam Siliwangi tersebut, petugas juga mengamankan tiga warga sipil lainya yakni, Soufua Hudori (36), Naisa Hadi (37), dan Waryono (50). Saat ini, Serka Tardi langsung diamankan dan diperiksa POM TNI AD untuk pengembangan keterlibatan terkait jaringan kasus uang palsu (upal) di Bekasi.

"Saat penangkapan kami koordinasi dengan POM AD, dan yang bersangkutan langsung ditangani oleh POM," kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti di Bekasi, Rabu (16/3/2016).

Sementara itu, sambung Puji, ketiga warga sipil lainya langsung diamankan ke Mapolresta Bekasi Kota untuk diproses dan diminta keteranganya terkait upal tersebut. Informasi yang diperoleh, para pelaku itu biasanya menawarkan uang palsu dengan perbandingan 1:3 kepada pembelinya.

Misalnya, jika ada uang palsu dengan jumlah Rp3 juta, maka si pembeli dapat membelinya dengan uang satu juta rupiah. Begitupun seterusnya, tergantung negosiasi antara si penjual dengan pembeli. Akibat perbuatan mereka, diduga upal itu bereda di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti seperi uang pecahan Rp100.000 sebanyak Rp98 juta, uang Brasil pecahan lima ribu sebanyak 500 lembar, sembilan buah handphone dan mobil Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi E 1157 BR. (Baca: Jelang Pilkada, 2 Orang ini Siapkan Uang Palsu untuk 'Serangan Fajar')

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jendral TNI Sabrar Fadhilah membenarkan hal itu. Menurutnya, oknum tersebut ditangkap bersamaan dengan rekannya yang berstatus sebagai warga Sipil. "Memang benar, masih diperiksa," katanya.

Fadhilah meminta, agar kasus ini jangan terlalu dibesar-besarkan karena anggotanya belum terbukti melakukan pemalsuan uang tersebut. Dia berdalih, saat kejadian oknum tersebut diajak oleh rekannya untuk menyantap makan malam di sebuah restoran di sana.

PILIHAN:

Ini Kata Kapolda Soal Hukuman untuk Jessica
(mhd)
Berita Terkait
Uang Palsu Banyak Dibuat...
Uang Palsu Banyak Dibuat di Jateng, Disebarkan ke Jabodetabek
Polrestabes Bandung...
Polrestabes Bandung Tangkap 4 Tersangka Pembuat Uang Palsu
Polres Gresik Bongkar...
Polres Gresik Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu antar Provinsi
Pengedar Uang Palsu...
Pengedar Uang Palsu Dicokok Satrekrim Polsek Lubuklinggau Utara
Tim Anti Bandit Ciduk...
Tim Anti Bandit Ciduk Pemalsu Uang Palsu di Bandar Lampung
Polisi Ringkus Pengedar...
Polisi Ringkus Pengedar Uang Palsu Jaringan Jakarta
Berita Terkini
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
21 menit yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
1 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
8 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
10 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved