Sabotase Banjir Tak Terbukti, Ahok Harus Berpikir Sebelum Bicara

Kamis, 10 Maret 2016 - 21:42 WIB
Sabotase Banjir Tak...
Sabotase Banjir Tak Terbukti, Ahok Harus Berpikir Sebelum Bicara
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpikir dulu sebelum berbicara. Pasalnya, tudingan Ahok adanya sabotase banjir di Ibu Kota tidak terbukti.

Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik hanya tersenyum mengetahui bila kepolisian menyatakan temuan kabel yang menyumbat saluran di Ring 1 Jalan Medan Merdeka bukanlah sabotase banjir. "Jadi jangan terlalu cepat menyimpulkan dan menuduh. Sabotase dan pencurian beda. Sudah diingatkan berkali-kali masih saja senang memenuhi kepentingan media," ungkap Taufik, Kamis (10/3/2016).

Ketua DPD Partai Gerindra itu menuturkan, adanya pencurian kabel di gorong-gorong saluran air merupakan bukti lemahnya pengawasan Pemprov DKI Jakarta. Apalagi, Ahok menyebutkan pencurian sudah terjadi sejak 2013 di mana saat itu dia sudah menjadi Wakil Gubernur.

Taufik pun meyakini Pemprov DKI tidak punya blue print saluran air. Sebab, apabila itu ada tidak mungkin semua ini terjadi. Termasuk lumpur yang sudah mengeras sekitar 80%.

"Kalau ada blue print itu bisa kelihatan mana yang tersumbat, dangkal dan sebagainya. Dikontrol dari tingkat lurah sampai provinsi. Kayak di toilet mal, belakang pintu tuh ada kertas, hari ini tisu abis berapa? Kebersihannnya gimana," paparnya.

Taufik meminta agar Pemprov DKI segera membuat blue print bila memang tidak memilikinya. Kemudian apabila sudah ada, letakan kamera CCTV dalam gorong-gorong.

Bahkan, kata Taufik, kalau memang diperlukan, latih pasukan Dinas Tata Air seperti pasukan Katak yang mampu masuk gorong-gorong. Sehingga, kedepannya tidak ada itu pasukan Katak masuk gorong-gorong.

"Bayangkan apa yang dibicarakan negara luar kalau melihat pasukan Katak kita kerjanya masuk gorong-gorong. Itu pasukan khusus loh. Kalau perlu saya kasih anggaran untuk pelatihan pasukan Dinas Tata Air," tegasnya.

Sebelumnya, Ahok juga dinilai lebay terkait pernyataannya ada sabotase banjir yang melanda kawasan Ring 1 tepatnya di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Temuan sampah kulit kabel dianggap sebagai bukti adanya sabotase tersebut.

Pengamat perkotaan dari Universitas Trisaksti Nirwono Joga mengatakan, Gubernur DKI terlalu berlebihan dengan menyebut ada sabotase terkait banjir. Permasalahan itu sebenarnya ada di dalam instansi Pemprov DKI Jakarta yang tidak bekerja dengan baik.(Baca: Sebut Ada Sabotase Banjir, Ahok Dinilai Lebay)
(whb)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
4 jam yang lalu
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
5 jam yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
6 jam yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
13 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
13 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved