Rajin Bersihkan Kota Bandung, Pria Ini dapat Hadiah dari Australia
Senin, 07 Maret 2016 - 11:59 WIB
Rajin Bersihkan Kota Bandung, Pria Ini dapat Hadiah dari Australia
A
A
A
BANDUNG - Sariban, pria yang dikenal sebagai pejuang kebersihan di Kota Bandung, mendapatkan hadiah yang sengaja dibeli dari Australia. Hadiah itu berupa alat penjempit khusus yang berguna untuk mengambil sampah.
Dengan alat itu, Pak Iban, sapaan akrabnya, tak perlu lagi memakai tangan untuk mengambil sampah yang berserakan.
"Ini alatnya dikasih sama warga karena peduli sama Pak Iban. Orangnya beli alat ini katanya dari Australia," kata Pak Iban.
Pria 72 tahun itu mengaku tidak tahu siapa yang memberikan alat tersebut sekira dua bulan lalu. Dia bahkan tidak tahu nama alat yang diterimanya.
"Orangnya ngasih alat ini waktu Pak Iban di Car Free Day (CFD) Jalan Dago," ungkapnya.
Menurutnya, alat itu diberikan sebagai bentuk apresiasi pada dirinya yang tak lelah membersihkan Kota Bandung. Dia pun senang karena hadiah yang diterimanya sangat bermanfaat.
Dengan alat itu, Pak Iban mengaku semakin mudah membersihkan sampah. Pekerjaannya pun relatif lebih ringan karena tidak perlu lagi mengambil sampah dengan cara manual.
Hingga kini, dia makin bersemangat membersihkan sampah di Kota Bandung. Apalagi dia sudah 32 tahun bergelut menjaga kebersihan di Bandung meski tidak dibayar.
Dengan alat itu, Pak Iban, sapaan akrabnya, tak perlu lagi memakai tangan untuk mengambil sampah yang berserakan.
"Ini alatnya dikasih sama warga karena peduli sama Pak Iban. Orangnya beli alat ini katanya dari Australia," kata Pak Iban.
Pria 72 tahun itu mengaku tidak tahu siapa yang memberikan alat tersebut sekira dua bulan lalu. Dia bahkan tidak tahu nama alat yang diterimanya.
"Orangnya ngasih alat ini waktu Pak Iban di Car Free Day (CFD) Jalan Dago," ungkapnya.
Menurutnya, alat itu diberikan sebagai bentuk apresiasi pada dirinya yang tak lelah membersihkan Kota Bandung. Dia pun senang karena hadiah yang diterimanya sangat bermanfaat.
Dengan alat itu, Pak Iban mengaku semakin mudah membersihkan sampah. Pekerjaannya pun relatif lebih ringan karena tidak perlu lagi mengambil sampah dengan cara manual.
Hingga kini, dia makin bersemangat membersihkan sampah di Kota Bandung. Apalagi dia sudah 32 tahun bergelut menjaga kebersihan di Bandung meski tidak dibayar.
(sms)