Ini Kata DPRD DKI Soal Lumpur Tutupi Drainase Ring 1

Jum'at, 04 Maret 2016 - 08:01 WIB
Ini Kata DPRD DKI Soal...
Ini Kata DPRD DKI Soal Lumpur Tutupi Drainase Ring 1
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyayangkan sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lantaran baru mengetahui adanya saluran air yang tersumbat lumpur 80%. Seharusnya, sebelum musim hujan tiba eksekutif difokuskan untuk membersihkan seluruh drainase di DKI Jakarta.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman mengatakan, apabila sudah merasa kesulitan Pemprov langsung meminta bantuan aparat. Padahal, penyumbatan itu bukan hal yang baru. Artinya, pengawasan dan kontrol Pemprov DKI terhadap saluran sangat lemah.

"Itu ring satu saja 80% tertutup lumpur, apalagi dikampung-kampung. Lebih baik jangan tambah membuat gaduh, periksa seluruh saluran lain," ujarnya di Jakarta, Kamis 3 Maret 2016.

Sementara itu, Humas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Disjaya, Bambang Hertadi mengatakan, dari sampel kulit kabel yang ditemukan dalam saluran kawasan ring satu itu belum bisa dipastikan jika itu kabel PLN. Sebab, armor dari sample yang dianalisa tersebut, diamternya 3-5 cm dengan panjangan potongan berkisar 150-180 cm. Sementara, kabel PLN diameternya diatas 10 cm dan panjang kupasan itu 45-75 cm.

"Kabel penampang PLN yang dulu dipakai itu 150 mm, taip sekarang nggak dipakai lagi sudah beberapp tahun yang lalu. Kita pakai 240 mm. Jadi armornya diatas 10 cm. Kita pakai kabel SUTE yang dibikin pabrikan. Pabrikan itu kan dijual kemana-mana, bisa ke gedung-gedung bertingkat untuk sistem kelistrikan mereka," terangnya.

Kendati demikian, Bambang siap memberikan sanksi kepada vendor apabila terbukti vendor PLN yang melakukannya. Dari pemikirannya, apabila vendor yang melakukan berarti vendor tersebut bodoh. Sebab, armo kabel itu ada nilainya.

"Saya enggak tahu pastinya, tapi masa dibuang begitu. Kalau 17 truk itu dijual, nilainya bisa memberangkat orang untuk pergi ibadah haji," paparnya‎.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved