Kades di TTU Dituduh Barter Raskin dengan Ternak Babi

Rabu, 02 Maret 2016 - 03:06 WIB
Kades di TTU Dituduh...
Kades di TTU Dituduh Barter Raskin dengan Ternak Babi
A A A
KEFAMENANU - Penyaluran beras miskin atau raskin program Padat Karya Pangan (PKP) di Desa Fatutasu, Kecamatan Miomaffo Barat, Timor Tengah Utara NTT diduga telah disalah gunakan.

Beberapa kepala keluarga di desa itu mengaku menebus beras miskin dari kepala desa setempat yang dijatahi 50 kilogram dengan harga Rp150-300 ribu bahkan ada sejumlah kepala keluarga yang tidak memiliki uang terpaksa melakukan cara barter raskin dengan ternak babi.

"Orangtua kami beli raskin langsung di Kepala Desa Fatutasu dengan harga bervariasi. Satu karung beras isi 50 kilogram harganya Rp150 ribu, ada juga yang Rp300 ribu", ungkap tiga warga desa, Blasius Maonmuti, Nikolas Nofu dan Pit Nahas, Selasa (1/3/2016).

Kepala Desa Fatutasu, Nadus Sasi ketika dikonfirmasi melalui handpone selulernya membantah semua keterangan warganya, menurut dia, informasi yang berhembus itu hanya merupakan ulah anggota Badan Pemerintan Desa (BPD).

"Saya tidak ada beras untuk dijual. Minta barang bukti dari pembeli. Saya tahu, ini pasti ulahnya BPD, saya jual ke siapa tolong kasih buktinya," kata sang Kades melalui sambungan ponsel.

Perlu diketahui, Program Padat Karya Pangan (PKP) merupakan program pengentasan kemiskinan Bupati Raymundus Sau Fernadez, dan Aloysius Kobes. Bagi calon penerima raskin PKP wajib memiliki lahan olah seluas 25 are setiap kepala keluarga baru bisa menerima raskin secara gratis.
(sms)
Berita Terkait
Tabanan Gempar, 2 Orang...
Tabanan Gempar, 2 Orang Terima Raskin Pulangnya Naik Mobil Toyota Terios
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
11 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved