Penduduk Miskin di Garut Mencapai Ratusan Ribu Jiwa

Rabu, 24 Februari 2016 - 14:49 WIB
Penduduk Miskin di Garut...
Penduduk Miskin di Garut Mencapai Ratusan Ribu Jiwa
A A A
GARUT - Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Garut mencapai 182.275 kepala keluarga (KK). Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Garut Elka Nurhakimah mengatakan, jumlah tersebut diperoleh dari basis data Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011.

"Saat ini jumlah penduduk miskin di Garut masih mengacu kepada PPLS 2011, yaitu sebanyak 182.275 KK. Sekarang data tersebut sedang diverifikasi dan divalidasi kembali oleh pemerintah, karena sangat penting untuk berbagai program pengentasan kemiskinan dalam lima tahun,” kata Elka, Rabu (24/2/2016).

Elka menyebut warga miskin yang tercantum dalam data PPLS 2011 itu mendapat berbagai bantuan seperti program beras raskin, program perlindungan kesehatan, dan program simpanan keluarga sejahtera, dan lainnya. Terkait perubahan status warga miskin di setiap tahunnya, Elka membenarkan hal tersebut dapat terjadi.

"Bisa saja ada perubahan data jumlah warga miskin yang sebenarnya. Misalnya orang yang dinyatakan miskin tersebut kesejahteraannya meningkat, bisa juga meninggal dunia, atau berpindah ke tempat lain. Bahkan penduduk yang semula tidak miskin, dapat menjadi miskin karena berbagai faktor," katanya.

Menurutnya, faktor penyebab yang dapat membuat seseorang menjadi miskin adalah mengalami musibah kebakaran yang menyebabkan seluruh harta benda habis hingga pengangguran.

"Seorang penduduk korban bencana sangat mungkin menjadi miskin, misalnya seluruh harta bendanya habis karena bencana. Contoh rilnya adalah korban kebakaran. Selain itu angka pengangguran. Seseorang yang menganggur tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya pribadi, apalagi orang lain seperti anak dan isterinya," ungkapnya.

Terkait jumlah pengangguran di Kabupaten Garut, Elka mengakui pihaknya tidak memiliki data. Namun ia memprediksi jumlah penganggur di Kabupaten Garut mencapai lebih dari total para pencari kerja.

"Kami hanya memiliki data jumlah pencari kerja yang didapat dari layanan pembuatan kartu kuning. Pencari kerja ini dapat dikatakan sebagai penganggur, karena saat mengajukan permohonan kartu kuning, ia sedang tidak bekerja. Jumlah pengangguran di Garut pasti lebih dari jumlah pencari kerja ini," ujarnya.

Pada periode awal 2015 hingga Februari 2016 ini, jumlah pencari kerja di Kabupaten Garut mencapai lebih dari 27.000 jiwa. Sebagian besar dari mereka didominasi oleh angkatan kerja baru seperti lulusan tingkat SMA dan perguruan tinggi.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
41 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
56 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved