Sudah Berdialog, Demonstran Mengaku Masih Kecewa
Rabu, 24 Februari 2016 - 13:10 WIB
Sudah Berdialog, Demonstran Mengaku Masih Kecewa
A
A
A
BATAM - BP Batam akhirnya menerima perwakilan warga Balai Kolam, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang menggelar demontrasi, Rabu (24/2/2016) pagi.
Perwakilan Warga Balai Kolam ini di terima Kabag Humas BP Batam, Surasmono dan Direktur Pengamanan, Cecep Rusmana di Aulah gedung BP Batam.
Dalam pertemuan tersebut, tidak ada keputusan yang jelas, terkait status lahan yang di tempati oleh warga Baloi Kolam setelah digusur beberapa waktu lalu.
"Kami Warga Baloi Kolam Mempunyai tiga tuntutan, yakni bubarkan aparat TNI yang mengadakn latihan Militer di Pemukiman warga. Meminta BP Batam untuk Menunjukan Legalitas perizinan Lahan untuk PT. Asikon serta meminta kepada BP Batm untuk melakukan penggusuran secara merata terhadap rumah warga di baloi kolam," Ujar salah satu Perwakilan Warga.
Usai mendengarkan aspirasi yang di di sampaikan oleh perwakilan masa pendemo, Kabag Humas BP Batam Mengatakan bahwa untuk masalah perizinan pihaknya belum mengeluarkan izin kepada pihak PT untuk mendirikan bangunan di Area Pemukiman Warga.
"Terkait Lahan yang di gunakan oleh Aparat TNI untuk melakukan Latihan Militer, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait serta sudah melayangkan surat peringatan agar segera mengosongkan arel tersebut," pungkas Surasmono, Kabag Humas BP Batam.
Usai Berdialog dengan Pihak BP Batam, Warga Pendemo kemudian membubarkan diri Menuju Kantor DPRD Kota Batam, untuk melakukan aksi lanjutan dan terkait Lahan Yang di gusur beberapa waktu lalu.
Perwakilan Warga Balai Kolam ini di terima Kabag Humas BP Batam, Surasmono dan Direktur Pengamanan, Cecep Rusmana di Aulah gedung BP Batam.
Dalam pertemuan tersebut, tidak ada keputusan yang jelas, terkait status lahan yang di tempati oleh warga Baloi Kolam setelah digusur beberapa waktu lalu.
"Kami Warga Baloi Kolam Mempunyai tiga tuntutan, yakni bubarkan aparat TNI yang mengadakn latihan Militer di Pemukiman warga. Meminta BP Batam untuk Menunjukan Legalitas perizinan Lahan untuk PT. Asikon serta meminta kepada BP Batm untuk melakukan penggusuran secara merata terhadap rumah warga di baloi kolam," Ujar salah satu Perwakilan Warga.
Usai mendengarkan aspirasi yang di di sampaikan oleh perwakilan masa pendemo, Kabag Humas BP Batam Mengatakan bahwa untuk masalah perizinan pihaknya belum mengeluarkan izin kepada pihak PT untuk mendirikan bangunan di Area Pemukiman Warga.
"Terkait Lahan yang di gunakan oleh Aparat TNI untuk melakukan Latihan Militer, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait serta sudah melayangkan surat peringatan agar segera mengosongkan arel tersebut," pungkas Surasmono, Kabag Humas BP Batam.
Usai Berdialog dengan Pihak BP Batam, Warga Pendemo kemudian membubarkan diri Menuju Kantor DPRD Kota Batam, untuk melakukan aksi lanjutan dan terkait Lahan Yang di gusur beberapa waktu lalu.
(nag)