Kunker ke Jateng, Anggota DPRD Banten Minta Uang ke Bos PT BGD

Senin, 22 Februari 2016 - 13:49 WIB
Kunker ke Jateng, Anggota...
Kunker ke Jateng, Anggota DPRD Banten Minta Uang ke Bos PT BGD
A A A
SERANG - Anggota DPRD Banten Tri Satriya Santosa disebut meminta uang kepada mantan Direktur Utama PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol sebesar Rp60 juta untuk dibagikan kepada 40 anggota Banggar DPRD Banten.

Permintaan tersebut dalam rangka kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Tengah.

"Pada tanggal 13 November terdakwa (Ricky) dihubungi Tri Satriya Santosa yang menyampaikan adanya rencana kunjungan kerja 40 orang anggota Badan Anggaran DPRD Banten ke DPRD Provinsi Jawa Tengah," kata Jaksa Penuntut umum KPK Haerudin saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Serang, Senin (22/2/2016).

Mendapatkan permintaan tersebut, Ricky menyanggupinya dengan menyiapkan Rp60 juta melalui Manajer Keuangan PT BGD Mariam Budiarti yang dimasukkan ke dalam 40 amplop putih yang berisikan uang Rp1,5 juta untuk dibagikan ke 40 anggota banggar.

"Uang tersebut kemudian dibawa oleh Tri Satriya Santosa ke tempat menginap para anggota banggar di Hotel Crowne Semarang untuk dibagikan," lanjut Haerudin.

Bahkan, sebelum membagikan uang ke seluruh anggota banggar, Tri Satriya menambahkan sejumlah uang ke dalam amplop sebesar Rp1 juta yang berasal dari pemberian Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD).

Namun Tri Satriya membedakan jumlah pemberian untuk lima pimpinan DPRD dengan menambahkan Rp1,5 juta.

Adapun total uang untuk 35 anggota banggar sebesar Rp2,5 juta, sedangkan pimpinan diberikan amplop berisikan uang Rp4 juta saat melakukan kunjungan kerja di Semarang.

Hari ini, Ricky Tampinongkol menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Serang. Mantan Dirut PT Banten Global Development tersebut mendengarkan dakwaan dari empat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yakni Haerudin, Andry Prihandono, Nurul Widiasih, dan Dian Hamis.

Sidang dipimpin hakim Zainal dengan anggota majelis hakim Epiyanto dan Doni.

Dalam kasus dugaan suap pembentukan Bank Banten ini, KPK juga menetapkan Wakil Ketua DPRD Banten SM Hartono dan anggota DPRD Banten Tri Satriya Santoso sebagai tersangka.

Dalam OTT pada 1 Desember lalu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang suap yang diberikan Ricky kepada dua wakil rakyat Banten tersebut yaitu sebesar 11 ribu dolar Amerika dan Rp60 juta yang ditemukan dalam tas SM Hartono dan Tri Satriya Santosa.
(zik)
Berita Terkait
Hukuman Rommy Dikurangi,...
Hukuman Rommy Dikurangi, Putusan Pengadilan Harus Dihormati
Dalami Kasus Suap, KPK...
Dalami Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia
Djoko Tjandra Divonis...
Djoko Tjandra Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara dan Denda Rp100 Juta
Terdakwa Penyuap Bupati...
Terdakwa Penyuap Bupati Solok Selatan Dituntut 3 Tahun Penjara
Usai jadi Tersangka...
Usai jadi Tersangka Suap, 10 Anggota DPRD Muara Enim Langsung Ditahan
2 Mantan Pejabat Pajak...
2 Mantan Pejabat Pajak Penerima Suap Divonis 9 dan 8 Tahun Penjara
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
2 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
3 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
4 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved