Punya 25 Kontrakan di Kalijodo, Ibu Ini Memilih untuk Mudik
Minggu, 21 Februari 2016 - 11:30 WIB
Punya 25 Kontrakan di Kalijodo, Ibu Ini Memilih untuk Mudik
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pendatang yang telah belasan tahun tinggal di Kalijodo satu per satu akan pulang ke kemapung halamannya. Salah satu pendatang yakni, Nani (40) akan kembali ke Purworejo, Jawa Tengah, dan meninggalkan bisnis penyawaan kamar indekos di kawasan yang akan dibongkar tersebut.
Meski harus kehilangan penghasilan Rp7,5 juta per bulan, Nani lebih memilih pulang ke kampung halamannya untuk hidup bersama tiga anaknya tersebut."Saya punya 25 kamar indekos dengan harga sewa Rp300.000 per bulan. Karena akan dibongkar lebih baik saya pulang," ucap Nani kepada wartawan, Minggu (21/2/2016).
Menurut Nani, setelah belasan tahun tinggal di Kalijodo memang sangat berat untuk meninggalkannya. Apalagi, bisnis penyewaan kamar indekos yang dilakoninya tersebut dapat membuah salah satu anaknya kuliah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
"Anak saya ini senang Kalijodo mau digusur karena biar bisa kumpul lagi dnegan keluarga di kampung," katanya. Nani pun menunggu Pemprov DKI Jakarta untuk memulangkannya ke kampung halaman.
Meski harus kehilangan penghasilan Rp7,5 juta per bulan, Nani lebih memilih pulang ke kampung halamannya untuk hidup bersama tiga anaknya tersebut."Saya punya 25 kamar indekos dengan harga sewa Rp300.000 per bulan. Karena akan dibongkar lebih baik saya pulang," ucap Nani kepada wartawan, Minggu (21/2/2016).
Menurut Nani, setelah belasan tahun tinggal di Kalijodo memang sangat berat untuk meninggalkannya. Apalagi, bisnis penyewaan kamar indekos yang dilakoninya tersebut dapat membuah salah satu anaknya kuliah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
"Anak saya ini senang Kalijodo mau digusur karena biar bisa kumpul lagi dnegan keluarga di kampung," katanya. Nani pun menunggu Pemprov DKI Jakarta untuk memulangkannya ke kampung halaman.
(whb)