DPRD DKI Minta KPK Tuntaskan Investigasi Sumber Waras

Jum'at, 19 Februari 2016 - 21:15 WIB
DPRD DKI Minta KPK Tuntaskan...
DPRD DKI Minta KPK Tuntaskan Investigasi Sumber Waras
A A A
JAKARTA - DPRD DKI meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menuntaskan investigasi terhadap kasus dugaan korupsi pembelian lahan di RS Sumber Waras yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Ketua Komisi D bidang Pembangunan, Mohamad Sanusi menegaskan kedatangannya ke KPK beberapa hari lalu untuk memberikan dukungan moril kepada lembaga anti rasuah dalam melakukan investigasi terhadap kasus Sumber Waras. Terlebih dirinya menyakini, kapabilitas dan kapasitas KPK dalam mengungkapkan kasus itu sangatlah profesional dan cukup diandalkan.

"Sejauh ini kerja mereka cukup bagus, makanya kami dukung penuh, termasuk merampungkan investigasi secara cepat," kata Sanusi kepada SINDO, Jumat (19/2/2016).

Sanusi mengindikasi akan adanya korupsi dalam pembelian maupun pembayaran RS Sumber Waras cukup terlihat. Karena hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan(BPK), terbukti jelas Pemprov DKI Jakarta melakukan penyimpangan sebesar Rp191 miliar. Temuan itulah, yang membuat pihak BPK akhirnya meminta KPK untuk melakukan investigasi terhadap temuannya.

"Sebenarnya mau berapapun rumah sakit atau lahannya yang dibeli, saya tidak mempermasalahkan, yang jadi masalah itukan bagaimana cara membayar dan membelinya," cetus Sanusi.

Sekalipun saat ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum terbukti kuat melakukan penyimpangan, namun dugaan ke arah sana selalu ada. "Yah kalau enggak pak gubernur, bisa jadi kadisnya yang bermain. Nanti saja kita lihat," tuturnya.

Terpisah, Ketua Umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI), Marlo Sitompul turut berkomentar terkait pemanggilan Ahok terhadap KPK beberapa waku lalu. Ia berharap, semoga hasil pemeriksaan BPK itu dapat mengungkap indikasi kerugian daerah sebesar Rp191 miliar dalam kas‎us pembelian RS Sumber Waras.

"Semoga semua terungkap. Jadi rakyat dan berbagai kalangan juga tak lagi bertanya-tanya," katanya. (Baca: KPK Didesak Periksa Ahok Terkait RS Sumber Waras)

Selain itu, ia berharap, BPK dapat bekerja secara profesional dalam mengungkap korupsi yang terjadi. Bahkan, menurutnya, melalui kasus ini tentunya akan terdapat 'oknum' yang menjadi tumbal.

"Kami nantikan saja, apakah Ahok akan menumbalkan lagi anak buahnya. Pastinya begitu, mengingat, pencitraan Ahok kepada publik sebagai pemimpin yang katanya bersih. Kami pun mendesak Ahok harus bersikap kesatria segera mundur, hal itu lebih terhormat ketimbang cuci tangan," tutupnya.

PILIHAN:

Pembantu Pergoki Saipul Jamil Cabuli DS
(mhd)
Berita Terkait
KPK Hentikan Penyelidikan...
KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
Awas! Copet Merajalela...
Awas! Copet Merajalela di Halte Transjakarta Sumber Waras Jakbar
Audiensi dengan KPK,...
Audiensi dengan KPK, Pramono Bahas Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran di Grogol Petamburan Dirawat di RS Sumber Waras dan Tarakan
Pramono Bakal Jadikan...
Pramono Bakal Jadikan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit Tipe A, Ikonik dengan Ornamen Betawi
Mahasiswa Unair Ciptakan...
Mahasiswa Unair Ciptakan Aplikasi Seger Waras, Apa Itu?
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved