Ahok Sindir Lulung Tak Paham Hukum

Rabu, 17 Februari 2016 - 14:11 WIB
Ahok Sindir Lulung Tak...
Ahok Sindir Lulung Tak Paham Hukum
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyindir Wakil Ketua DPRD Abraham "Lulung" Lunggana tidak paham hukum soal rencananya beserta sejumlah anggota DPRD mendatangi KPK.

Ahok meyakini, KPK tidak akan terpengarung dengan kedatangan Lulung beserta sejumlah anggota DPRD lainnya yang ingin menanyakan perkembangan penyelidikan kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

"Haji Lulung itu, saya tidak mengurangi rasa hormat kepada saudara Lulung, yang menyandang Sarjana Hukum, dan punya kantor pengacara. KPK itu independen, tidak bisa dipengaruhi siapapun. Mau bawa 100 orang, 1.000 orang DPRD, itu tidak akan berpengaruh. Saya yakin KPK itu akan bekerja profesional," kata Ahok di Makodam Jaya, Cililitan Jakarta Timur, Rabu (17/2/2016).

Ahok melanjutkan, Lulung dapat dikenai pidana tambahan sebesar 15% lantaran telah melakukan fitnah. Apalagi yang dituduh ialah dirinya yang kini menjabat sebagai gubernur yang masih aktif. (Baca: Tanya Kasus Sumber Waras, DPRD DKI Akan Datangi KPK)

"Dia kalau fitnah seorang pejabat yang melaksanakan tugas yang masih aktif seperti saya, itu akan terkena pidana tambahan 15% loh. Jadi, saudara Lulung, tolong anda belajar hukum lah," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ahok juga menyindir Lulung atas kasus kepemilikan mobil mewah, Lamborghini yang pernah dikendarainya ke DPRD DKI. Ia meminta Lulung untuk membayar pajak atas mobil tersebut.

"Saudara Lulung itu harus banyak belajar hal lah. Contohnya apa? Kalau punya Lamborghini itu harus bayar pajak," sindir Ahok.

Ahok mengatakan, Lulung juga kemungkinan akan ditangkap KPK atas kasus gratifikasi. Dia mengaku mendapatkan cerita perkara tersebut dari setahun lalu.

"Itu mungkin dia mau ditangkap KPK karena gratifikasi, mungkin minjam lamborghininya. Dia sekarang mau lapor KPK, tapi dia lupa. Gratifikasi itu lapor 45 hari kerja ini ada cerita tahun lalu. Saudara Lulung sebagai pengacara, dia harus banyak belajar juga loh," bebernya.

Sekadar diketahui, sekitar 30 anggota DPRD DKI akan menyambangi KPK guna menanyakan kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. Karena, pembalian lahan ini menggunakan APBD DKI 2014.

PILIHAN;

Ratakan Kalijodo, Ahok Ogah Tiru Jurus Wali Kota Surabaya
(mhd)
Berita Terkait
KPK Hentikan Penyelidikan...
KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
Awas! Copet Merajalela...
Awas! Copet Merajalela di Halte Transjakarta Sumber Waras Jakbar
Audiensi dengan KPK,...
Audiensi dengan KPK, Pramono Bahas Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran di Grogol Petamburan Dirawat di RS Sumber Waras dan Tarakan
Pramono Bakal Jadikan...
Pramono Bakal Jadikan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit Tipe A, Ikonik dengan Ornamen Betawi
Mahasiswa Unair Ciptakan...
Mahasiswa Unair Ciptakan Aplikasi Seger Waras, Apa Itu?
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved