Pembunuh Bocah 7 Tahun Akan Jalani Pemeriksaan Berantai

Selasa, 09 Februari 2016 - 18:57 WIB
Pembunuh Bocah 7 Tahun...
Pembunuh Bocah 7 Tahun Akan Jalani Pemeriksaan Berantai
A A A
JAKARTA - Untuk mengungkap motif pembunuhan bocah tujuh tahun di Depok, Januar Arifin alias begeng (35) akan menjalani pemeriksaan berantai pekan ini. Saat ini, Begeng baru saja menjalani pemeriksaan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Setelah menjalani pemeriksaan di RS Polri, Begeng langsung menjalani tes kejiwaan yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Dan selanjutnya akan menjalani tes psikologi forensik di Mabes Polri.

Pemeriksaan berantai itu dilakukan dalam rangka menguak motif dari penculikan disertai pembunuhan yang menimpa Jamaludin (7).

Seperti diketahui hingga kini keterangan tersangka masih sering berubah-ubah. Sehingga untuk menguak kebenaran berdasarkan fakta yang ada harus dilakukan pendalaman dan pemeriksaan atas kondisi kejiwaan pelaku. (Baca: Ini Alasan Arifin Bunuh Bocah 7 Tahun yang Diculik)

"Kami tidak mengejar pengakuan pelaku tapi mengumpulkan fakta yang ada di lapangan," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho, Rabu (9/2/2016).

Tes kejiwaan dimaksudkan untuk mengetahui karakter tersangka. Termasuk mengetahui apakah tersangka mengalami disorientasi seksual atau tidak.

"Pengumpulan barang bukti dan tes ini dilakukan dalam rangka menggali motif tersangka melakukan perbuatan itu," ungkapnya.

Berdasarkan fakta yang ada dan keterangan tersangka hingga saat ini masih ada ketidaksinkronan. Sehingga polisi masih memerlukan waktu agar terungkap semuanya. "Serangkaian tes yang dijalani akan ketahuan apakah karakternya jujur atau bohong," katanya.

PILIHAN:

Rekonstruksi, Jessica Ogah Lakukan Adegan Taruh Racun di Kopi Mirna
(ysw)
Berita Terkait
Dilaporkan Hilang, Gadis...
Dilaporkan Hilang, Gadis 12 Tahun di Paris Ditemukan Jadi Mayat dalam Koper
Sebelum Ditemukan Terbunuh,...
Sebelum Ditemukan Terbunuh, Penculik Anak Pejabat di Karawang Sempat Minta Uang Rp400 Juta
Keluarga Kacab Bank...
Keluarga Kacab Bank Minta Tersangka Dijerat Pasal Pembunuhan
Polisi Ringkus 2 Remaja...
Polisi Ringkus 2 Remaja Pelaku Pembunuhan, Motif Ingin Jual Organ Tubuh Korban
Penculik dan Pembunuh...
Penculik dan Pembunuh Anak Pejabat yang Gemparkan Karawang Ditangkap, Ini Lokasi Ekskusinya
The Black Phone, Kisahkan...
The Black Phone, Kisahkan Horornya Penculikan dan Pembunuhan Anak-anak
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
2 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
4 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
4 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
4 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved