Hendak Meliput di BNN, Puluhan Wartawan Malah Dites Urine
Kamis, 04 Februari 2016 - 13:15 WIB
Hendak Meliput di BNN, Puluhan Wartawan Malah Dites Urine
A
A
A
SEMARANG - Puluhan wartawan yang hendak meliput pemusnahan barang bukti di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, dibuat kaget, Kamis (4/2/2016).
Pasalnya, secara mendadak Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Amrin Remico memerintahkan semuanya dites urine.
Alhasil, puluhan wartawan itu pun digiring satu per satu ke ruangan tes urine. Di sana, sudah lengkap test pack berikut petugasnya.
"Ayo,semuanya di tes urine ya. Satpam-satpam ke kamar mandi ya, diawasi biar tidak ada yang tukeran urine," kata Amrin.
Puluhan wartawan yang awalnya mengira itu candaan, akhirnya tahu kalau itu serius. Satu per satu wartawan baik media cetak, televisi maupun online diberi tabung urine. Semuanya kemudian dites yang hanya memerlukan waktu tak sampai 1 menit keluar hasilnya.
"Awalnya saya kira bercanda, tapi ternyata dites urine beneran," kata Angling Aditya salah satu wartawan online yang ada di sana.
Amrin Remico menambahkan, dari total wartawan yang dites urine sebanyak 20 orang, semuanya negatif.
"Alhamdulillah semua yang dites, 20 orang negatif. Tidak terlibat peredaran gelap narkoba. Memang harus begitu, mengajarkan berantas narkoba kita semua harus bersih," sambung Amrin.
Menurut dia, wartawan adalah salah satu pihak yang punya kontribusi besar lewat media, untuk bersama-sama BNN menyuarakan anti narkoba. "Saya terus terang bangga, apresiasi," tutup Amrin Remico.
Pasalnya, secara mendadak Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Amrin Remico memerintahkan semuanya dites urine.
Alhasil, puluhan wartawan itu pun digiring satu per satu ke ruangan tes urine. Di sana, sudah lengkap test pack berikut petugasnya.
"Ayo,semuanya di tes urine ya. Satpam-satpam ke kamar mandi ya, diawasi biar tidak ada yang tukeran urine," kata Amrin.
Puluhan wartawan yang awalnya mengira itu candaan, akhirnya tahu kalau itu serius. Satu per satu wartawan baik media cetak, televisi maupun online diberi tabung urine. Semuanya kemudian dites yang hanya memerlukan waktu tak sampai 1 menit keluar hasilnya.
"Awalnya saya kira bercanda, tapi ternyata dites urine beneran," kata Angling Aditya salah satu wartawan online yang ada di sana.
Amrin Remico menambahkan, dari total wartawan yang dites urine sebanyak 20 orang, semuanya negatif.
"Alhamdulillah semua yang dites, 20 orang negatif. Tidak terlibat peredaran gelap narkoba. Memang harus begitu, mengajarkan berantas narkoba kita semua harus bersih," sambung Amrin.
Menurut dia, wartawan adalah salah satu pihak yang punya kontribusi besar lewat media, untuk bersama-sama BNN menyuarakan anti narkoba. "Saya terus terang bangga, apresiasi," tutup Amrin Remico.
(nag)