3 Penderita HIV/AIDS di Pasuruan Meninggal

Minggu, 31 Januari 2016 - 20:23 WIB
3 Penderita HIV/AIDS...
3 Penderita HIV/AIDS di Pasuruan Meninggal
A A A
PASURUAN - Tiga penderita virus HIV/AIDS di Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Ketiganya tertular HIV/AIDS melalui Pekerja Seks Komersial (PSK).

Ketua Forum Masyarakat Tretes (FMT) Joko Cahyono mengungkapkan keprihatinannya atas lemahnya pengawasan dan perhatian Pemkab Pasuruan terhadap meluasnya penyakit yang mematikan tersebut.

Tretes yang selama ini dikenal sebagai kawasan prostitusi terselubung, diyakini menjadi sumber penyebaran HIV/AIDS.

"Dari sekitar 300 PSK yang beroperasi di Tretes, lebih dari 100 orang yang terjangkit virus ini. Kami memiliki relawan yang memiliki kepedulian untuk menyelamatkan generasi mendatang dari ancaman HIV/AIDS," katanya, Minggu (31/1/2016).

Menurutnya, potensi penyebaran HIV/AIDS tidak hanya pada laki-laki hidung belang. Namun juga pada anak-anak mereka. Dalam jangka panjang, anak-anak yang memiliki tradisi belajar di lingkungan pondok pesantren (ponpes) juga terkena virus itu.

"Penyebaran virus ini tidak sebatas melalui hubungan seksual. Seorang anak yang terjangkit HIV bisa menularkannya pada santri lain di ponpes. Potensi ini bisa terjadi karena penerimaan santri baru tidak melalui tes kesehatan," tandasnya.

Joko Cahyono yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menambahkan, selama ini penertiban PSK di Tretes tidak bisa dilakukan secara optimal. Razia yang dilakukan Satpol PP hanya bisa menyentuh PSK yang bekerja secara mandiri.

Sementara ratusan PSK yang bernaung pada mucikari, justru tidak pernah tersentuh. Selain itu, pengawasan terhadap PSK yang sudah terdeteksi mengidap HIV/AIDS juga tidak dilakukan secara berkelanjutan.

Sehingga para PSK ini berpeluang melakukan balas dendam dengan cara menularkan penyakit tersebut pada orang lain.

"Kasus HIV/AIDS ini lebih berbahaya dari bom bunuh diri teroris. Penanganan HIV yang tidak sistematis ini bisa terus menular pada ibu rumah tangga dan anak-anaknya. Dalam jangka panjang, bisa menyebar pada lingkungan ponpes," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Rohani Siswanto menyatakan, ketidak seriusan Pemkab Pasuruan dalam menangani penyebaran HIV/AIDS akan menjadi bom waktu dimasa mendatang.

Revisi Peraturan Daerah (Perda) tahun 2010 tentang Pemberantasan Prostitusi harus segera dilakukan sebagai salah satu upaya menangkalnya. "Revisi perda di antaranya harus mengatur sanksi terhadap pelaku dan penyedia jasa PSK," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
12 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
33 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
41 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
45 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved