Demam Berdarah Renggut Nyawa Rifki

Senin, 25 Januari 2016 - 16:34 WIB
Demam Berdarah Renggut...
Demam Berdarah Renggut Nyawa Rifki
A A A
WATAMPONE - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terus meminta korban. Kali ini, Rifki (11), asal Desa Uloe Kecamatan Dua Boccoe, meninggal dunia akibat wabah DBD setelah dirawat beberapa hari di RSUD Tenriawaru.

Humas RSUD Tenriawaru Ramli mengatakan, kondisi korban pada saat dibawa ke RSUD Tenriawaru sudah sangat buruk.

Korban mulai dirawat di rumah sakit itu sejak 21 Januari 2016 dan mendapatkan perawatan di bangsal anak 2 RSUD Tenriawaru, hingga akhirnya meninggal dunia sekira pukul 11.25 Wita tadi.

"Keadaannya memang lemah. Pda saat pertama masuk, trombositnya hanya 60 ribu. Dia juga sempat dirawat bersama dua kakaknya yang juga terserang DBD," kata Ramli saat dikonfirmasi, Senin (25/1/2016).

Ramli menambahkan, pasien yang dirawat di RSUD Tenriawaru tersebut adalah pasien rujukan dari kecamatan. Mayoritas pasien adalah anak-anak.

Jumlah warga yang terserang gejala DBD pada awal tahun ini paling banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, saat ini pasien demam berdarah yang dirawat di RSUD Tenriawaru masih terus meningkat.

Saat ini jumlah pasien demam berdarah yang dirawat di RSUD Tenriawaru mencapai 29 pasien. Ruang perawatan anak pun dipenuhi pasien DBD.

Sementara, salah seorang kerabat korban, Daeng Patombong mengatakan, penyakit demam berdarah telah mewabah di lingkungannya, Desa Uloe. Selain Rifki, dua saudaranya juga terkena penyakit itu.

"Tiga bersaudara ini sakit DBD. Kakaknya Rifki sudah keluar kemarin. Tapi kakaknya yang satu lagi masih dirawat di sini," ujar Daeng Patombong yang merupakan paman dari Rifki.

PILIHAN:
Lagi, Rano Keluhkan Ada Dua Polda dan Kodam di Banten

Mbah Tohari, Pedagang Keliling Berusia 104 Tahun
(zik)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved