Banyak Masalah, PT KCJ Lemah Lakukan Pengawasan

Rabu, 20 Januari 2016 - 08:34 WIB
Banyak Masalah, PT KCJ...
Banyak Masalah, PT KCJ Lemah Lakukan Pengawasan
A A A
JAKARTA - Banyaknya masalah yang terjadi pada Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line menunjukkan lemahnya pengawasan dari PT Kereta Commuter Line Jabodetabek (KCJ) sebagai operator.

Pengamat transportasi Universitas Trisakti, Yayat Supriatna mengakui, kondisi KRL yang ada saat ini tidak lagi manusiawi dan mengindahkan keselamatan. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang semakin tidak seimbang dengan jumlah armada kereta hingga banyak kasus yang terjadi.

Parahnya, tambah Yayat, lemahnya dukungan sarana dan prasarana yang ada semacam ini tidak diantisipasi oleh KCJ.

"Seharusnya mereka melakukan pemantauan setiap jam-nya, bahkan menit. Sehingga masalah yang pernah terjadi dapat diantisipasi," terang Yayat kepada SINDO, Selasa 19 Januari 2016.

Nantinya report itu bisa dilaporkan kepada Daerah Operasional (Daop) 1, selaku pemilik wilayah. Sehingga, ketika terjadi suatu masalah, terutama yang mengganggu perjalanan kereta, bisa diantisipasi oleh Daop 1 dengan melakukan perbaikan.

"Bagaimanapun masalah yang terjadi di KRL pun merupakan masalah lama, dengan report, kami bisa melakukan pelajaran dan antisipasi agar tidak terjadi di kemudian hari," tambah Yayat.

Meninggi beban perjalanan yang terjadi saat ini, menunjukan bukti peminat KRL sangat tinggi. Kondisi itupun sebelumnya telah di antisipasi oleh Daop 1 untuk melakukan pemagaran disejumlah ruas jalan, sehingga perjalanan kereta dapat ditambah sehingga dapat on time.

Namun dengan bertambahnya perjalanan dan kecepatan, keegoisan KCJ yang ngotot untuk mencapai target 1,2 juta orang per hari tidak diantisipasi dengan sarana dan prasarana pendukung. Hal ini terbukti dengan tambahan perjalanan yang ada, mengakibatkan masalah lainnya, mulai dari rusaknya rel kereta, jaringan listrik, hingga waktu buka tutup di sejumlah perlintasan.

"Seharusnya KCJ harus bisa sabar, perbaiki fasilitas, baru naikan kecepatan dan perjalanan," tutur Yayat.


PILIHAN:

Dor! 2 Polisi Terkapar Ditembak Bandar Narkoba
(mhd)
Berita Terkait
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
16 menit yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
5 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
5 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved