Pengamanan Rumah Jokowi Ditingkatkan

Jum'at, 15 Januari 2016 - 16:57 WIB
Pengamanan Rumah Jokowi...
Pengamanan Rumah Jokowi Ditingkatkan
A A A
SOLO - Jajaran TNI dan Polri di wilayah Solo meningkatkan pengamanan objek vital menyusul aksi penembakan dan teror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Terlebih, perancang aksi diduga adalah Bahrun Naim, warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Arhanud Toto Nugroho mengatakan, kegiatan pengamanan di wilayah eks Karesidenan Surakarta sudah ada SOP-nya.

Jika ada peningkatan eskalasi, personel pengamanan akan disesuaikan. "Secara umum tidak ada kegiatan-kegiatan yang sangat khusus. Namun kami tetap siaga," tandas Toto Nugroho di Mapolresta Solo, Jumat (15/1/2016) siang.

Pernyataan itu disampaikan menjawab pertanyaan para wartawan mengenai pengamanan di wilayah eks Karesidenan Surakarta pascaaksi teror di Jakarta, kemarin.

Dia mengakui, ada penambahan penebalan personel di sejumlah objek vital, termasuk rumah pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Namun, ia enggan membeberkan secara detail jumlah penambahan personel dan hanya menyebutkan sesuai kebutuhan. Dia menegaskan bahwa pengamanan VVIP menjadi prioritas dalam situasi apa pun.

Secara umum, wilayah Solo dan sekitarnya tetap kondusif dan tidak pengaruh yang signifikan dalam aktivitas masyarakat. Namun, aparat TNI dan Polri menggelar patroli gabungan guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Kapolresta Solo Kombes Ahmad Lutfi mengatakan, status Siaga I ditetapkan pascaaksi teror di Jakarta. Sebanyak 2/3 kekuatan Polresta Solo atau 750 personel dikerahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain gabungan bersama TNI, patroli internal Polresta dan jajaran Polsek juga dilakukan untuk meningkatkan jaminan keamanan kepada masyarakat.

"Saat ini Solo tetap kondusif, maka tidak perlu khawatir karena TNI/Polri ada di tengah masyarakat," kata Ahmad Lutfi, seraya meminta masyarakat Solo tetap tenang.

Mengenai pengamanan objek vital dan VVIP, semuanya sudah ada prosedur tetap sesuai aturan yang berlaku.
(zik)
Berita Terkait
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
Terduga Terorisme Punya...
Terduga Terorisme Punya Atribut FPI, TP3 Sebut Operasi Intelijen
NU Kutuk Keras Aksi...
NU Kutuk Keras Aksi Terorisme di Saat Jabar Dilanda Bencana Alam
Dorong Pencegahan Terorisme,...
Dorong Pencegahan Terorisme, Alissa Wahid Ajak Berbagai Pihak Lebih Peka
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Penggeldahan Kasus Dugaan...
Penggeldahan Kasus Dugaan Terorisme di Sigi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
31 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
45 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
54 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved