Janur Kuning Hiasi Rute Kirab Jumenengan GKPAA Paku Alam X

Kamis, 07 Januari 2016 - 11:43 WIB
Janur Kuning Hiasi Rute...
Janur Kuning Hiasi Rute Kirab Jumenengan GKPAA Paku Alam X
A A A
YOGYAKARTA - Sejumlah jalan yang akan dilalui dalam kirab Jumenengan GKPAA Paku Alam X dihiasi janur kuning. Kirab dengan sejumlah kereta kencana itu bakal digelar sekita pukul 14.00 WIB nanti.

Ketua Panitia Kirab, Hasto Prakoso menyampaikan, rute yang ditempuh mulai star dari pintu masuk Puro Pakualaman. Kemudian, keluar menuju Jalan Sultan Agung, kemudian Jalan Gajah Mada hingga Kusumanegara dan kembali ke Pura Pakualaman.

"Rute kirab sekitar 3,5 kilometer, dari Puro Pakualaman, Sultan Agung, Gajah Mada, Bausasran, Gayam, Cendana, Kusumanegara, dan Sultan Agung, berakhir kembali di Puro Pakualaman," katanya, Kamis (7/1/2016).

Dia mengaku kirab siang nanti sebagai salah satu perkenalan pada GKPAA Paku Alam X yang baru dinobatkan pada masyarakat. Kirab itu juga sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya yang selama ini ada.

Rangkaian kirab, diawali dengan marching band, kemudian dari Gajah, Manggala Yudha, prajurit pembawa bendera Pakualaman dan enam kereta kencana termasuk Kiai Manik Kumolo yang akan dinaiki Paku Alam X.

Enam kereta kencana yang digunakan dalam kirab akan ditarik lebih dari 30 kuda. Satu kereta ada yang enam, empat, hingga dua ekor kuda.

Kereta kencana yang digunakan dalam kirab, mulai Kiai Manik Kumolo, Rejo Pawoko yang merupakan tampilan dalem, Kereta Rara Kumenyar, Kiai Brajanala, Kiai Manik Brojo dan satu kereta baru yang bernama Jala Dara.
(sms)
Berita Terkait
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Penutupan Sementara...
Penutupan Sementara Wisata Milik Keraton Yogyakarta
Alun-Alun Utara Keraton...
Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta Bakal Dipagari, Ini Alasannya
Sri Sultan Hamengkubuwono...
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) II Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Kontroversi Sultan Yogya...
Kontroversi Sultan Yogya IV, dari Skandal Seks hingga Penunjukan Etnis Tionghoa Jadi Pejabat
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
5 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
7 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
7 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
9 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
9 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
9 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved