Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Kebakaran Pesantren di Gunungkidul

Kamis, 07 Januari 2016 - 02:03 WIB
Polisi Kesulitan Ungkap...
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Kebakaran Pesantren di Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Jajaran Satreksrim Polres Gunungkidul masih terus menyelidiki kasus terbakarnya Pondok pesantren terbesar di Gunungkidul Darul Quran Wal Irsyad.

Hanya saja kondisi santri yang masih trauma dan syok menjadikan kendala untuk menyelidiki guna pemeriksaan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Mustijat Priyambodo mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran di Ponpes pimpinan Kh Kharis Masduki tersebut.

Pasalnya, belum ada keterangan jelas dari para santri yang ada di lokasi kejadian. "Jadi kita belum berani simpulkan, data di lokasi masih kita kumpulkan, para santri juga masih trauma," terangnya, Rabu (6/1/2016).

Guna memastikan, pihaknya juga akan mendatangkan tim labfor Mabes Polri cabang Semarang. "Rencananya hari ini, Kamis 7 Januari 2016 akan tiba di sini," ucapnya.

Sementara pengurus PP darul Quran Wal Irsyad Anwarudin ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya juga belum bisa mengetahui penyebab pasti kebakaran gedung dua lantai yang dihuni sekitar 200 santri tersebut.

Dari keterangan santri, lanjutnya ada yang mengatakan berawal dari nyala lilin karena listrik padam dan ada juga yang mengatakan korselting.

"Karena ada salah satu santri sempat lari menuju meteran listrik untuk mematikan ketika terjadi kebakaran tersebut," ulasnya.

Sementara hasil pemeriksaan awal yang dilakuklan Polsek Wonosari n diduga kuat kobaran api berasal dari lilin yang dinyalakan santri sebelum tidur lantaran mati lampu.

Kapolsek Wonosari Kompol Riyanto mengungkapkan, dari keteranagan sejumlah saksi, api berawal dari santri yang menyalakan lilin.

Waktu itu listrik padam sehingga untuk penerangan ruangan, ada santri yang menyalakan lilin dan ditinggal tidur. "Api merembet ke kasur dan semua yang ada di ruangan, karena semua santri terlelap," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
50 menit yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved