Harga BBM Turun, Tarif Angkot di Bandung Bertahan

Rabu, 06 Januari 2016 - 07:19 WIB
Harga BBM Turun, Tarif...
Harga BBM Turun, Tarif Angkot di Bandung Bertahan
A A A
BANDUNG - Harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan mulai hari ini, Selasa (5/1/2016).

Namun, penurunan harga BBM ini tidak diikuti dengan turunnya tarif angkutan kota (angkot) di Kota Bandung.

Ketua koperasi angkutan Kobanter Dadang Hamdani mengatakan, terlalu riskan untuk menurunkan tarif angkutan kota (angkot) di Bandung seiring dengan turunnya harga BBM.

"Sementara belum ada perubahan. Dengan turunnya sedikit kayaknya berat untuk turun tarif," ujar Dadang.

Menurutnya, saat ini kondisi moda transportasi angkot tengah kritis. Ditambah kondisi Kota Bandung yang macet, sebagian masyarakat memilih untuk menggunakan moda transportasi lain atau menggunakan sepeda motor.

Dari jumlah penduduk di kota Bandung, 20 persen masih menggunakan tranportasi umum, dan itu pun masih diperebutkan oleh beberapa jenis transportasi.

"Dari jumlah penduduk di Kota Bandung, 20 persennya itu penumpang transportasi umum. Dan jumlah itu diperebutkan oleh beberapa moda transportasi," katanya.

Selain itu, kata Dadang, harga suku cadang yang masih tinggi pun menjadi alasan sulitnya angkot di Kota Bandung untuk menurunkan tarifnya. Terlebih, Organda pusat juga sampai saat ini belum mengambil sikap untuk menentukan tarif angkot.

"Biasanya kalau seperti ini ada kebijakan dari Organda pusat yang ditindaklanjuti oleh daerah. Tapi saya belum melihat (kebijakan). Tapi pesimis lah kalau turun tarif," katanya.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Enjang Mulyana, mengatakan, ada kemungkinan tarif angkot tidak mengalami penurunan seiring turunnya harga bahan bakar minyak (BBM).

Terlebih, saat ini faktor lainnya pun masih mempengaruhi untuk angkot tidak menurunkan tarifnya.

Namun, pihaknya pun akan mengkaji terlebih dahulu untuk tarif angkot ini. "Dalam waktu dekat, Dishub akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas mengenai penurunan harga BBM ini," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
34 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved