Tito Minta Semua Penjahat Ditangkap Sebelum Tahun Baru
Selasa, 29 Desember 2015 - 03:39 WIB
Tito Minta Semua Penjahat Ditangkap Sebelum Tahun Baru
A
A
A
JAKARTA - Tak ingin terulang kejadian macetnya kendaraan seperti liburan Natal 2015, Polda Metro Jaya mulai memperketat penjagaan keamanan dan rekayasa lalu lintas.
Terpusatnya acara malam Tahun Baru di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara akan membuat Polisi semakin fokus dalam melakukan pengawalan.
"Beberapa kerawanan seperti kejahatan dan kemacetan kami antisipasi dan rencanakan. Indikasi ini dilakukan agar perayaan nanti bisa berjalan aman, nyaman, dan tentram," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada SINDO, Selasa 28 Desember 2015.
Guna menciptakan hal demikian, kata Tito, operasi cipta kondisi harus sering dilakukan seminggu sebelum Tahun Baru. Sasarannya, kata Tito, semua pelaku tindak kejahatan jalanan, seperti copet, jambret, pecah kaca, hingga begal jalanan.
Langkah ini diambil, mengingat saat perayaan tahun baru nanti, kejahatan semacam itu sering kali terjadi. Apalagi titik kumpul sejumlah masyarakat akan mengundang pelaku tersebut.
"Bagaimanapun caranya, pelaku (kejahatan jalanan) itu harus udah ditangkap semua sebelum Tahun Baru," kata Tito.
Mengenai pola pengamananya, Polda Metro mendapat bantuan full dari sejumlah satuan seperti Brimob, Satpol PP, hingga TNI.
Dukungan itupun, tidak akan disia-siakan Tito untuk membentuk beberapa tim dan membaginya ke sejumlah objek yang menjadi perayaan tahun baru, seperti Ancol, TMII, car free night (Sudirman - Thamrin), hingga kawasan Kota Tua.
Nantinya kesejumlah objek itu, termasuk objek kecil lainnya, akan dipantau Polda Metro selama dua hari penuh, yakni tanggal 31 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016.
Pola pengamanan tak hanya di situ. Tak ingin kecolongan seperti liburan Natal, pola kerawanan kemacetan pasca liburan Tahun Baru seperti tanggal 2 Januari 2016, juga dilakukan oleh polisi.
"Kami berkaca dari kejadian kemarin (liburan Natal). Semuanya kita pelajari, dan antisipasi semaksimal mungkin, agar tidak macet," katanya.
Kawasan seperti lintas Tol dari Cikampek, Merak, hingga Bogor menjadi perhatian polisi. Jalan tol Cikampek dari Cipali yang menjadi penyebab, akan dilakukan pemecahan ruas kendaraan. Untuk protapnya, Tito memastikan, tidak akan jauh beda seperti saat pengamanan Lebaran 2015 lalu.
"Kami kerja sama dengan Jasa Marga, bila Tol Cikampek padat, maka akan kami buang ke arah jalur Pantura Karawang-Bekasi," tutur Tito.
Termasuk soal pintu Tol Kedungwaringin yang akan diarahkan bila mana terjadi kemacetan di pintu tol Cikarang Utama. Sementara untuk pintu tol lainnya, Karang Tengah hingga JORR akan intensifkan penjagaan, pengaluran arus, salah satunya membuka pintu tol seluas-luasnya dan memanfaatkan Gerbang Tol Otomatis (GTO).
PILIHAN:
Baru Tahu Habib Selon Meninggal Dunia, Ini Kata Ahok
Terpusatnya acara malam Tahun Baru di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara akan membuat Polisi semakin fokus dalam melakukan pengawalan.
"Beberapa kerawanan seperti kejahatan dan kemacetan kami antisipasi dan rencanakan. Indikasi ini dilakukan agar perayaan nanti bisa berjalan aman, nyaman, dan tentram," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada SINDO, Selasa 28 Desember 2015.
Guna menciptakan hal demikian, kata Tito, operasi cipta kondisi harus sering dilakukan seminggu sebelum Tahun Baru. Sasarannya, kata Tito, semua pelaku tindak kejahatan jalanan, seperti copet, jambret, pecah kaca, hingga begal jalanan.
Langkah ini diambil, mengingat saat perayaan tahun baru nanti, kejahatan semacam itu sering kali terjadi. Apalagi titik kumpul sejumlah masyarakat akan mengundang pelaku tersebut.
"Bagaimanapun caranya, pelaku (kejahatan jalanan) itu harus udah ditangkap semua sebelum Tahun Baru," kata Tito.
Mengenai pola pengamananya, Polda Metro mendapat bantuan full dari sejumlah satuan seperti Brimob, Satpol PP, hingga TNI.
Dukungan itupun, tidak akan disia-siakan Tito untuk membentuk beberapa tim dan membaginya ke sejumlah objek yang menjadi perayaan tahun baru, seperti Ancol, TMII, car free night (Sudirman - Thamrin), hingga kawasan Kota Tua.
Nantinya kesejumlah objek itu, termasuk objek kecil lainnya, akan dipantau Polda Metro selama dua hari penuh, yakni tanggal 31 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016.
Pola pengamanan tak hanya di situ. Tak ingin kecolongan seperti liburan Natal, pola kerawanan kemacetan pasca liburan Tahun Baru seperti tanggal 2 Januari 2016, juga dilakukan oleh polisi.
"Kami berkaca dari kejadian kemarin (liburan Natal). Semuanya kita pelajari, dan antisipasi semaksimal mungkin, agar tidak macet," katanya.
Kawasan seperti lintas Tol dari Cikampek, Merak, hingga Bogor menjadi perhatian polisi. Jalan tol Cikampek dari Cipali yang menjadi penyebab, akan dilakukan pemecahan ruas kendaraan. Untuk protapnya, Tito memastikan, tidak akan jauh beda seperti saat pengamanan Lebaran 2015 lalu.
"Kami kerja sama dengan Jasa Marga, bila Tol Cikampek padat, maka akan kami buang ke arah jalur Pantura Karawang-Bekasi," tutur Tito.
Termasuk soal pintu Tol Kedungwaringin yang akan diarahkan bila mana terjadi kemacetan di pintu tol Cikarang Utama. Sementara untuk pintu tol lainnya, Karang Tengah hingga JORR akan intensifkan penjagaan, pengaluran arus, salah satunya membuka pintu tol seluas-luasnya dan memanfaatkan Gerbang Tol Otomatis (GTO).
PILIHAN:
Baru Tahu Habib Selon Meninggal Dunia, Ini Kata Ahok
(mhd)