Ini Cara Polda Metro Antisipasi Macet Arus Balik
Minggu, 27 Desember 2015 - 12:43 WIB
Ini Cara Polda Metro Antisipasi Macet Arus Balik
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya siapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi arus mudik dan balik pada Minggu (27/12/2015) dan Senin 28 Desember 2015. Karena, libur panjang Natal tahun ini dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung.
Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin mengataan, puncak arus balik diperkirakan dimulai pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB, hingga Senin pagi. Dia mengungkap, volume kendaraan di ruas tol yang mengarah ke luar kota pada masa libur Natal kali ini meningkat 5% dibanding hari-hari biasanya.
"Yang paling banyak kendaraan keluar ke arah Jawa lewat Tol Cikampek dan ke Bogor lewat Tol Jagorawi," kata Risyapudin di Jakarta.
Risyapudin mengakui, banyaknya masyarakat yang ke luar kota untuk menghabiskan libur panjang tidak diprediksi sebelumnya oleh Polda Metro Jaya dan juga instansi terkait.
"Karena kami mengira masyarakat cuma mau liburan saja, tidak tahunya pada keluar kota sekalian pulang kampung," tegasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di ruas tol, pihak kepolisian melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas, seperti buka-tutup arus di Pintu Masuk Tol. Polisi akan melakukan buka-tutup arus kendaraan di pintu masuk Tol Jagorawi dan Cikampek.
Kendaraan yang akan masuk ke tol menuju Jakarta di gerbang Cikarang Utara (dari arah Cikampek) dan Cimanggis (dari arah Bogor) akan ditutup bila kepadatan di dalam ruas tol tidak terurai.
Selanjutnya, dialihkan ke off ramp tol menuju ke jalur alteri. Pengalihan arus di pintu keluar tol, selama penutupan pintu masuk tol ke arah Jakarta, kendaraan akan dialihkan ke pintu keluar tol.
Untuk kendaraan dari arah Cikarang Utara dikeluarkan ke Karawang Barat-Kedung Waringin-Kabupaten Bekasi-Tambun-Kota Bekasi-Cawang dan seterusnya.
Sementara kendaraan dari arah Tol Jagorawi akan dikeluarkan di Pintu Tol Cimanggis Utama, dibelokkan ke jalur alteri Jalan Raya Bogor-Pasar Rebo dan seterusnya.
Pengaturan Lalin di tol dekat pintu keluar tol, pengaturan lalu lintas di traffic light yang dekat dengan pintu keluar tol akan diprioritaskan untuk kendaraan yang keluar dari tol. Sementara kendaraan di jalur alteri akan disetop selama dua kali lampu hijau.
Sementara Risyapudin mengimbau, masyarakat yang baru pulang dari luar kota dan hendak kembali ke Jakarta, untuk menggunakan jalur alternatif ketimbang menggunakan akses tol.
"Kalau pakai jalur alternatif bisa berhenti dulu kalau mau buang air, malan, isi bensin. Tapi kalau di tol, kalau sudah kejebak macet tidak bisa kemana-mana," pungkasnya.
PILIHAN:
Tahun Baru, Truk Dilarang Melintas di Depan Ancol
Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin mengataan, puncak arus balik diperkirakan dimulai pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB, hingga Senin pagi. Dia mengungkap, volume kendaraan di ruas tol yang mengarah ke luar kota pada masa libur Natal kali ini meningkat 5% dibanding hari-hari biasanya.
"Yang paling banyak kendaraan keluar ke arah Jawa lewat Tol Cikampek dan ke Bogor lewat Tol Jagorawi," kata Risyapudin di Jakarta.
Risyapudin mengakui, banyaknya masyarakat yang ke luar kota untuk menghabiskan libur panjang tidak diprediksi sebelumnya oleh Polda Metro Jaya dan juga instansi terkait.
"Karena kami mengira masyarakat cuma mau liburan saja, tidak tahunya pada keluar kota sekalian pulang kampung," tegasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di ruas tol, pihak kepolisian melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas, seperti buka-tutup arus di Pintu Masuk Tol. Polisi akan melakukan buka-tutup arus kendaraan di pintu masuk Tol Jagorawi dan Cikampek.
Kendaraan yang akan masuk ke tol menuju Jakarta di gerbang Cikarang Utara (dari arah Cikampek) dan Cimanggis (dari arah Bogor) akan ditutup bila kepadatan di dalam ruas tol tidak terurai.
Selanjutnya, dialihkan ke off ramp tol menuju ke jalur alteri. Pengalihan arus di pintu keluar tol, selama penutupan pintu masuk tol ke arah Jakarta, kendaraan akan dialihkan ke pintu keluar tol.
Untuk kendaraan dari arah Cikarang Utara dikeluarkan ke Karawang Barat-Kedung Waringin-Kabupaten Bekasi-Tambun-Kota Bekasi-Cawang dan seterusnya.
Sementara kendaraan dari arah Tol Jagorawi akan dikeluarkan di Pintu Tol Cimanggis Utama, dibelokkan ke jalur alteri Jalan Raya Bogor-Pasar Rebo dan seterusnya.
Pengaturan Lalin di tol dekat pintu keluar tol, pengaturan lalu lintas di traffic light yang dekat dengan pintu keluar tol akan diprioritaskan untuk kendaraan yang keluar dari tol. Sementara kendaraan di jalur alteri akan disetop selama dua kali lampu hijau.
Sementara Risyapudin mengimbau, masyarakat yang baru pulang dari luar kota dan hendak kembali ke Jakarta, untuk menggunakan jalur alternatif ketimbang menggunakan akses tol.
"Kalau pakai jalur alternatif bisa berhenti dulu kalau mau buang air, malan, isi bensin. Tapi kalau di tol, kalau sudah kejebak macet tidak bisa kemana-mana," pungkasnya.
PILIHAN:
Tahun Baru, Truk Dilarang Melintas di Depan Ancol
(mhd)