Setelah Natal, 9.163 Polisi Tetap Jaga Keamanan di Jateng
Sabtu, 26 Desember 2015 - 06:06 WIB
Setelah Natal, 9.163 Polisi Tetap Jaga Keamanan di Jateng
A
A
A
SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah memastikan, pascaperayaan Natal, pengamanan penuh akan terus dilakukan hingga perayaan Tahun Baru 2016. Pengamanan ini termasuk di ratusan objek vital di Jawa Tengah, dari tempat wisata hingga pusat perbelanjaan.
Wakil Kepala Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Musyafak mengatakan rangkaian pengamanan itu masuk dalam Operasi Lilin Candi 2015, yang dilaksanakan selama 10 hari terhitung 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.
"Ada 174 pos pengamanan dan 46 pos pelayanan untuk mendukung operasi itu. Di pos pelayanan, termasuk ada juga pelayanan kesehatan," ungkapnya, Jumat (25/12/2015).
Selain mengamankan masyarakat, objek-objek vital juga menjadi target operasi pengamanan kepolisian. Berdasar data Polda Jawa Tengah, di provinsi ini ada 197 objek wisata yang perlu pengamanan khusus serta 121 tempat perayaan tahun baru juga perlu pengamanan khusus.
Di Jawa Tengah juga terdapat lima pelabuhan, tiga bandara, dan 69 stasiun kereta api. Sentra perekonomian di Jawa Tengah, mulai dari pusat-pusat perbelanjaan, pasar, pertokoan, hingga supermarket, jumlahnya 186 buah.
Untuk mendukung operasi ini, ada 9.163 personel kepolisian yang dilibatkan. Rinciannya, 1.380 personel Mapolda Jateng dan 7.783 personel polres-polres jajaran.
Polisi juga dibantu 1.913 TNI dan lintas sektoral 8.168 personel gabungan, di antaranya petugas Dishubkominfo, Satpol PP, Pramuka, hingga Pemadam Kebakaran
"Target operasi ini terjaminnya rasa aman warga masyarakat, dan situasi kondisi kamtibmas yang aman kondusif dan terkendali."
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol A. Liliek Darmanto menambahkan, target operasi juga menyasar barang atau benda, meliputi miras oplosan dan berkadar alkohol tinggi, senjata tajam, senjata api rakitan dan ilegal, bahan peledak atau bom, petasan atau mercon berukuran besar berdaya ledak tinggi, hingga narkoba.
"Satuan tugas operasi daerah dipimpin oleh Kapolda Jateng sebagai Kaopsda dan Wakil Kapolda Jateng sebagai Wakaopsda. Satuan operasional tingkat polres, polresta atau polrestabes terdiri dari fungsi-fungsi kepolisian kewilayahan sebagai kekuatan personel. Tujuannya untuk pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016."
Wakil Kepala Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Musyafak mengatakan rangkaian pengamanan itu masuk dalam Operasi Lilin Candi 2015, yang dilaksanakan selama 10 hari terhitung 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.
"Ada 174 pos pengamanan dan 46 pos pelayanan untuk mendukung operasi itu. Di pos pelayanan, termasuk ada juga pelayanan kesehatan," ungkapnya, Jumat (25/12/2015).
Selain mengamankan masyarakat, objek-objek vital juga menjadi target operasi pengamanan kepolisian. Berdasar data Polda Jawa Tengah, di provinsi ini ada 197 objek wisata yang perlu pengamanan khusus serta 121 tempat perayaan tahun baru juga perlu pengamanan khusus.
Di Jawa Tengah juga terdapat lima pelabuhan, tiga bandara, dan 69 stasiun kereta api. Sentra perekonomian di Jawa Tengah, mulai dari pusat-pusat perbelanjaan, pasar, pertokoan, hingga supermarket, jumlahnya 186 buah.
Untuk mendukung operasi ini, ada 9.163 personel kepolisian yang dilibatkan. Rinciannya, 1.380 personel Mapolda Jateng dan 7.783 personel polres-polres jajaran.
Polisi juga dibantu 1.913 TNI dan lintas sektoral 8.168 personel gabungan, di antaranya petugas Dishubkominfo, Satpol PP, Pramuka, hingga Pemadam Kebakaran
"Target operasi ini terjaminnya rasa aman warga masyarakat, dan situasi kondisi kamtibmas yang aman kondusif dan terkendali."
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol A. Liliek Darmanto menambahkan, target operasi juga menyasar barang atau benda, meliputi miras oplosan dan berkadar alkohol tinggi, senjata tajam, senjata api rakitan dan ilegal, bahan peledak atau bom, petasan atau mercon berukuran besar berdaya ledak tinggi, hingga narkoba.
"Satuan tugas operasi daerah dipimpin oleh Kapolda Jateng sebagai Kaopsda dan Wakil Kapolda Jateng sebagai Wakaopsda. Satuan operasional tingkat polres, polresta atau polrestabes terdiri dari fungsi-fungsi kepolisian kewilayahan sebagai kekuatan personel. Tujuannya untuk pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016."
(zik)