Tuding Perempuan Bercadar Teroris, Bule Digelandang ke Polrestabes Semarang

Minggu, 20 Desember 2015 - 18:45 WIB
Tuding Perempuan Bercadar...
Tuding Perempuan Bercadar Teroris, Bule Digelandang ke Polrestabes Semarang
A A A
SEMARANG - Seorang bule Australia terpaksa digelandang ke Markas Polrestabes Semarang karena menuding perempuan berhijab dan bercadar sebagai teroris. Peristiwa itu terjadi di sebuah tempat perbelanjaan di Kawasan Jalan Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/12/2015).

Yang dituding sebagai teroris adalah istri Habib Thohir Husin Bin Ali Yahya dan istri Adzanta Bilhaq. Bule itu berinisial ED, bertempat tinggal di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Insiden ini bermula ketika Habib Thohir Husin dan Adzanta Bilhaq beserta masing-masing istrinya hendak berbelanja di Gelael, Jalan Sultan Agung, Gajahmungkur Semarang, sebelah utara Gerbang Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Saat berada di stan rokok, tiba-tiba bule itu datang. Awalnya, dia langsung mengatakan bahwa lokasi perbelanjaan itu banyak menjual babi sehingga tidak tepat untuk muslim. Namun, yang lebih mengejutkan, tiba-tiba bule itu menuding istri Habib Thohir dan istri Adzanta sebagai teroris, karena berjilbab dan menggunakan cadar.

"Awalnya dia mengusir, sambil bilang 'get out, get out'. Saya sempat jelaskan, kalau dirinya sudah menghina agama, menistakan agama. Dia malah menantang, mengaku bernama Muhammad," kata Adzanta di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Sabtu (19/12/2015) malam.

Saat di lokasi, Adzanta mengaku sempat bersabar dan mencoba memberi penjelasan ke bule itu. Tetapi, tak berhasil. Bule itu terus mencemooh dengan bahasa Inggris, sembari menenteng bir belanjaan.

Akhirnya petugas kepolisian menjemputnya setelah menerima laporan. Bule itu sempat hendak kabur menggunakan mobilnya, tapi dicegah. Dia akhirnya digelandang ke kantor polisi.

"Yang berjilbab besar dan cadar kan banyak, sekarang ada di mana-mana. Malah diteriaki teroris. Harapan saya, (laporan) ini diproses dengan baik," lanjutnya.

Laporan Adzanta teregister STTP/83/XII.2015/JTG/SPKT/RES TBS SMG.

Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polrestabes Semarang AKBP Budi Agus mengatakan ED adalah Warga Negara Asing (WNA).

"Ya Mas, WNA. Telah ada pengaduan ke SPKT dan selanjutnya dalam proses penyidikan Reskrim ya," katanya saat dihubungi KORAN SINDO via ponsel.
(zik)
Berita Terkait
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan...
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan Tersangka Penodaan Agama
Bahas RUU KUHP, Pasal...
Bahas RUU KUHP, Pasal Penodaan Agama Direformulasi
Selama 2020, YLBHI Temukan...
Selama 2020, YLBHI Temukan Puluhan Kasus Penodaan Agama
PSI Tolak Pasal Penodaan...
PSI Tolak Pasal Penodaan Agama di RUU KUHP
Polri Selidiki Dugaan...
Polri Selidiki Dugaan Penodaan Agama oleh Muhammad Kece
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan...
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan Manusia dengan Kambing Dianggap Penistaan Agama dan Pelaku Dihukumi Murtad!
Berita Terkini
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
10 menit yang lalu
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
1 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
1 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
2 jam yang lalu
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved