Pengguna Ojek Online Protes Larangan Menhub

Jum'at, 18 Desember 2015 - 10:40 WIB
Pengguna Ojek Online...
Pengguna Ojek Online Protes Larangan Menhub
A A A
DEPOK - Para pengguna ojek online protes dengan kebijakan Menteri Perhubungan yang melarang ojek berbasis aplikasi. Pasalnya pemerintah sendiri belum bisa memberikan moda transportasi yang baik ke warga.

“Saya tidak setuju, bukan hanya untuk kendaraan tetap untuk berangkat kerja dan pulang. Karena layanannnya juga bervariasi seperi pembelian makanan hingga layanan antar ASI untuk ibu menyusui sangat dibutuhkan masyarakat di kota – kota besar di Indonesia,” ungkap warga Depok, Anastasia, Jumat (18/12/2015).

Dia menambahkan jika dilarang karena tidak memenuhi kaidah sarana transportasi umum, pemerintah sendiri belum bisa memberikan sarana transportasi yang inovatif. Di zaman yang dinamis saat ini, menurutnya warga butuh layanan yang cepat dan nyaman.

“Seharusnya Pemerintah yang berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks," katanya. (Baca: Menhub Layangkan Surat Larangan Go-Jek dkk)

Sarana transportasi online pun dilengkapi dengan asuransi dan tidak kalah dengan transporasi umum. Layanan jauh lebih ramah dan manusiawi daripada transportasi lain. (Baca juga: Ahok Setengah Hati Larang Ojek Online)

"Jika masalahnya terletak pada pembayaran pajak perusahaan, uji kir dan plat kuning pun pemerintah harus memfasilitasi kendaraan - kendaraan tersebut dengan subsidi BBM, subsidi perawatan kendaraan, fasilitas uji kir yang lebih modern sesuai standarisasi terkini,” katanya.

Warga Sukmajaya Depok lainnya Suryati menjelaskan Go-Jek Cs selama ini membantunya untuk menjalankan usaha online yang ia geluti yakni menjual peralatan kosmetik. Dia mengaku sejak adanya ojek online membuat usahanya lebih cepat ke tangan konsumen.

“Wah jangan dihapus atau dilarang dong, karena kadang pelanggan saya butuh segera. Kalau dikirim pakai jasa pengiriman surat atau kantor pos kan lama untuk jabodetabek. Pakai ojek online bisa langsung cepat,” ungkapnya.

PILIHAN:

Setengah Bugil, Rizki dan Amel Terjaring Razia di Kamar Indekos

Gagal Datangkan Ribuan Bus, Ahok Mau Pinjam ke Menhub
(ysw)
Berita Terkait
Rencana Kenaikan Tarif...
Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online hingga 15 Persen
10 Istilah Dunia Ojek...
10 Istilah Dunia Ojek Online, Nomor 8 Paling Ditakuti Driver Ojol
Pemprov DKI Berencana...
Pemprov DKI Berencana Kenakan Pajak untuk Ojek Online
Suka Duka Hidup di Dunia...
Suka Duka Hidup di Dunia Ojol, Diajak Kenalan hingga Orderan Fiktif
Kronologis Driver Ojek...
Kronologis Driver Ojek Online Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama Jaksel
Pertamina Gelar Kompetisi...
Pertamina Gelar Kompetisi Riders Ojol di Area Semarang
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
12 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
33 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
41 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
45 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Menko Polkam Ungkap...
Menko Polkam Ungkap 8,8 Juta Orang Terlibat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved