Trump is Dangerous

Jum'at, 11 Desember 2015 - 21:12 WIB
Trump is Dangerous
Trump is Dangerous
A A A
NEW YORK - Hillary Clinton hit out Donald Trump. She calling him 'dangerous' and declaring: "I no longer think he's funny."

In an interview on NBC's Late Night With Seth Meyers on Thursday, she attacked the billionaire Republican frontrunner over his call for Muslims to be barred from entering the US.

"You know, I have to say, Seth, I no longer think he is funny," she said as released SkyNews.

"I think for weeks you and everybody else were just bringing folks to hysterical laughter, but now he has gone way over the line.

"And what he is saying now is not only shameful and wrong, it is dangerous."
(rnz)
Berita Terkait
Benarkah ISIS Ciptaan...
Benarkah ISIS Ciptaan Obama dan Hillary Clinton?
Hillary Clinton Tuduh...
Hillary Clinton Tuduh Trump Tutupi Epstein Files, Desak Dirilis Total
Tanpa Bukti, Hillary...
Tanpa Bukti, Hillary dan Pelosi Tuding Putin Dalang Penyerbuan Capitol
Trump Cabut Izin Keamanan...
Trump Cabut Izin Keamanan bagi Harris, Clinton, dan Keluarga Biden
10 Skandal Politik yang...
10 Skandal Politik yang Mengguncang AS dalam Setengah Abad Sejak Watergate
Benarkah ISIS Diciptakan...
Benarkah ISIS Diciptakan oleh Obama dan Hillary Clinton?
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved