Pembunuhan OB Kampus, Polisi Curigai Orang Dalam

Rabu, 02 Desember 2015 - 15:42 WIB
Pembunuhan OB Kampus,...
Pembunuhan OB Kampus, Polisi Curigai Orang Dalam
A A A
BANTUL - Aparat Polres Bantul mencurigai keterlibatan orang dalam Kampus Akademi Komunikasi Radya Binatama (AKRB) terkait kasus pencurian disertai pembunuhan terhadap office boy (OB) kampus tersebut, Wintarno (36) yang terjadi Senin (30/11/2015).

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bantul Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Kasim Akbar Bantilan mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut. Pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan saksi yaitu dari pihak AKRB mulai dari pimpinan hingga bawahannya.

"Ada empat orang yang kami periksa termasuk pimpinan kampus. Nanti kami jadwalkan lagi pemeriksaan menyeluruh," terangnya, Rabu (2/12/2015).

Menurut Akbar, keterlibatan orang dalam sangat mungkin terjadi sebab sepertinya pelaku mengetahui secara detail seluk-beluk dari kampus tersebut. (Baca juga: Ada Bercak Darah, Wintarno Ditemukan Tewas dalam Kampus).

Pelaku mengetahui bagian mana dari bangunan tersebut yang mudah untuk dimasuki. Terlebih di kampus tersebut banyak memiliki mahasiswa, sehingga kemungkinan orang dalam sangat besar.

Untuk memastikan hal itu, pihaknya akan memeriksa semua pihak yang dimungkinkan mengetahui hal ini guna mengetahui alibi masing-masing serta siapa orang-orang terdekat dari korban yang mengetahui kondisi di dalam kampus.

Selain memeriksa saksi, pihaknya berusaha mendapatkan barang bukti karena sampai saat ini sama sekali belum mendapatkan barang bukti. "Kami baru mendapatkan sidik jari. Di dalam ruangan sidik jarinya sangat banyak."

Hanya saja, data sidik jari tersebut belum juga keluar, karena yang memiliki kemampuan untuk mengangkat sidik jari hanya Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban meninggal karena serangan benda tumpul, tetapi jenisnya juga belum bisa diketahui. Terkait ada perlawanan atau tidak, ia juga masih mendalaminya. Apalagi mayat ditemukan berbeda ruang dengan lokasi brankas disimpan. Korban ditemukan di ruang perpustakaan, tetapi brankas diobrak-abrik di ruangan lain.

"Semua berkas, lemari, dan laci diobrak-abrik. Kemungkinan orang dalam itu bisa terjadi, namun untuk pelaku lebih dari satu orang saya tidak bisa mengungkapkannya karena bisa mengganggu jalannya penyelidikan."

Humas AKRB Sumarsono menambahkan, meskipun kampus sedang berduka, tetapi perkuliahan tetap berlangsung. Para mahasiswa tetap melakukan kegiatannya karena pihak kampus tidak meliburkan aktivitas perkuliahan. "Tetap masuk seperti biasa."

PILIHAN:
Polemik Sampurasun, HTI: Hati-Hati Ada yang Memanfaatkan Situasi
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
39 menit yang lalu
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
40 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
1 jam yang lalu
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
3 jam yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
4 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved