Reruntuhan Candi Palgading Jadi Wisata Edukasi Pelajar

Minggu, 15 November 2015 - 03:00 WIB
Reruntuhan Candi Palgading...
Reruntuhan Candi Palgading Jadi Wisata Edukasi Pelajar
A A A
SLEMAN - Candi Palgading di Dusun Palgading, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman memang masih berupa reruntuhan batu yang belum tertata.

Meski begitu tak menyurutkan minat warga setempat untuk menjadikan candi tersebut sebagai salah satu wisata edukasi.

Terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK). Seperti yang dilakukan pada Sabtu 14 November 2015 pagi.

Puluhan anak TK Kartika, Krapyak, Wedomartani, Ngemplak yang jaraknya tak jauh dari lokasi candi tersebut, terlihat asyik menikmati bebatuan Candi Palgading.

Dibantu oleh beberapa gurunya, memberikan edukasi mengenai kehebatan nenek moyang yang mampu membangun candi.

"Sudah menjadi agenda rutin. Setiap tahun selalu berkunjung ke sini (Palgading). Untuk menanamkan rasa syukur anak-anak," kata salah satu gurunya, Iswarini.

Menurut Iswarini, Allah menciptakan dunia alam dan seisinya ternyata banyak yang belum diketahui manusia.

Terbukti, di dalam tanah pun ada suatu bangunan candi. "Manusia diberi kelebihan, akar pikiran. Zaman dulu sudah berkembang seperti itu. Itu karena karunia Allah," ujarnya.

Dikatakan, minat anak-anak didiknya pun cukup tinggi berkunjung ke tempat seperti ini. Mereka antusias untuk belajar mengenai candi yang masih berupa tumpukan batu berantakan tersebut.

"Tapi sayangnya masih belum ada perubahan, sudah tiga tahun terakhir berkunjung rutin tetap seperti itu," ucapnya.

Candi Palgading ditemukan pada 21 Mei 2006 lalu. Saat warga setempat sedang menggali tanah untuk pondasi bangunan rumah.

Dari studi kelayakan pada 2011 silam, situs ini berlatar belakang agama Budha. Bangunan yang sudah ditemukan untuk sementara berjumlah empat buah.

Candi ini cukup menarik untuk diungkap mengingat arsitekturnya unik. Berupa batu-batu umpak dan lubang bekas tiang dari material kayu.

Kemudian pada 2012, kembali dilakukan studi teknis. Dari hasilnya diketahui salah satu candinya layak untuk dipugar.

"Lumayan komplit bebatuannya. Rencana 2016 nanti akan dimulai pemugaran," kata Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, Wahyu Astuti.
(nag)
Berita Terkait
7 Tempat Wisata Dingin...
7 Tempat Wisata Dingin di Indonesia, Suhunya Tembus 0 Derajat Celsius
9 Rekomendasi Tempat...
9 Rekomendasi Tempat Wisata di Selangor, Malaysia
10 Rekomendasi Tempat...
10 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk Dekat Jakarta untuk Healing di Akhir Pekan
5 Tempat Wisata Dingin...
5 Tempat Wisata Dingin di Karanganyar, Nyaman dan Bikin Betah
7 Tempat Wisata Unik...
7 Tempat Wisata Unik di Pacitan, Ada yang Mirip Hutan Amazon Brasil
10 Rekomendasi Tempat...
10 Rekomendasi Tempat Wisata Antimainstream dan Unik di Indonesia, Nomor 7 Berasa di Luar Bumi
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
5 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
5 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
6 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
6 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
6 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved