DKI Harus Bisa Maksimalkan Keberadaan Transjakarta
Selasa, 10 November 2015 - 15:37 WIB
DKI Harus Bisa Maksimalkan Keberadaan Transjakarta
A
A
A
JAKARTA - Institute for Trasportation and Development Policy (ITDP) mempertanyakan keseriusan Pemprov DKI dalam hal mengatasi kemacetan ibukota.
Yoga Adiwinarto Direktur ITDP mengatakan langkah Pemprov DKI dalam membangun Light Rapid Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) untuk mengatasi kemacetan adalah tindakan yang kurang tepat. Pasalnya pembangunan kedua proyek tersebut malah menambah kemacetan dan tidak efektif untuk saat ini.
"LRT dan MRT bisa singkron pembangunannya karena Presiden sampai turun tangan, sedangkan Bus Rapid Transit (BRT) atau Transjakarta begitu-gitu saja," kata Yoga dalam diskusi buruknya layanan Transjakarta di Sarinah, Selasa (10/11/2015).
Dalam kesempatan itu Yoga meminta pihak Pemprov DKI untuk lebih memaksimalkan bus Transjakarta yang sudah ada.
"Sekarang daripada menunggu proyek pembangunan LRT dan MRT yang masih lama. Sebaiknya Transjakarta saja dulu dimaksimalkan," tambahnya.
Yoga menilai Pemprov DKI sendirilah yang justru memandang remeh Transjakarta (TJ). Padahal jika dioptimalkan Transjakarta cukup mumpuni menjadi transportasi massal yang baik.
"Jadi masih beranggapan TJ ruang lingkupnya segini. Pikirkanlah ke depan TJ harus jadi apa. Mereka tidak memikirkan bagaimana TJ itu busnya banyak serta bisa mengangkut penumpang yang jumlahnya juga banyak," tutup Yoga.
PILIHAN:
Kapolri Geram Ada Polisi Rampok & Perkosa 2 Wanita Cantik
Nafsu, ABG 17 Tahun Ini Coba Perkosa Bini Orang
Yoga Adiwinarto Direktur ITDP mengatakan langkah Pemprov DKI dalam membangun Light Rapid Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) untuk mengatasi kemacetan adalah tindakan yang kurang tepat. Pasalnya pembangunan kedua proyek tersebut malah menambah kemacetan dan tidak efektif untuk saat ini.
"LRT dan MRT bisa singkron pembangunannya karena Presiden sampai turun tangan, sedangkan Bus Rapid Transit (BRT) atau Transjakarta begitu-gitu saja," kata Yoga dalam diskusi buruknya layanan Transjakarta di Sarinah, Selasa (10/11/2015).
Dalam kesempatan itu Yoga meminta pihak Pemprov DKI untuk lebih memaksimalkan bus Transjakarta yang sudah ada.
"Sekarang daripada menunggu proyek pembangunan LRT dan MRT yang masih lama. Sebaiknya Transjakarta saja dulu dimaksimalkan," tambahnya.
Yoga menilai Pemprov DKI sendirilah yang justru memandang remeh Transjakarta (TJ). Padahal jika dioptimalkan Transjakarta cukup mumpuni menjadi transportasi massal yang baik.
"Jadi masih beranggapan TJ ruang lingkupnya segini. Pikirkanlah ke depan TJ harus jadi apa. Mereka tidak memikirkan bagaimana TJ itu busnya banyak serta bisa mengangkut penumpang yang jumlahnya juga banyak," tutup Yoga.
PILIHAN:
Kapolri Geram Ada Polisi Rampok & Perkosa 2 Wanita Cantik
Nafsu, ABG 17 Tahun Ini Coba Perkosa Bini Orang
(ysw)