Roda Depan Batik Air Tidak Patah

Sabtu, 07 November 2015 - 16:28 WIB
Roda Depan Batik Air...
Roda Depan Batik Air Tidak Patah
A A A
YOGYAKARTA - Roda depan pesawat Batik Air yang terlihat patah ternyata masih utuh. Namun, roda tersebut masuk ke belakang sehingga menepis pandangan awal terjadi patah pada as roda depan.

"Kita lihat di lokasi, yang tampak roda seperti patah," kata petugas investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Nur Cahyo Utomo, Sabtu (7/11/2015).

Namun, kata dia, setelah pesawat diangkat menggunakan 10 balon, as roda pesawat tidak patah. Kondisi roda masih utuh. Hanya saja, posisinya melipat ke belakang.

"Kita angkat badan pesawat, ternyata roda as depan tidak patah, tapi melipat ke belakang," jelasnya.

Posisi roda, lanjutnya, berada di bawah badan pesawat. Roda menyangkut pada sebuah lubang sehingga tidak kembali. "Setelah kita angkat, roda ini masih utuh. Kita tegakkan kembali bisa, ini memudahkan saat evakuasi," katanya.

Untuk mengetahui apakah peralatan yang ada pada roda tidak berjalan normal, dia mengaku masih akan menelusuri. Sebab, masih akan diteliti kembali seluruh sistem yang ada di pesawat tersebut.

Meski demikian, dia belum bisa memprediksi penyebab pesawat tersebut bisa tergelincir. Pihaknya akan menggali data mulai dari kondisi pesawat, lokasi, dan cuaca. "Untuk menyatakan pada kesimpulan penyebab, masih jauh, prosesnya masih panjang," jelasnya.

Jika menilik pada aturan internasional, untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat butuh waktu satu tahun. "Melihat kondisi seperti itu, mudah-mudahan dalam waktu tiga empat bulan sudah kita ketahui. Akan kita upayakan semaksimal mungkin," katanya.

Dia mengaku, black box pesawat sudah dicopot dan akan segera dikirim ke Jakarta untuk diteliti. "Kita yakin dengan peralatan yang kita miliki di Jakarta, bisa mengetahui penyebab kecelakaan."

Dia juga menyampaikan, proses evakuasi pesawat berjalan lancar, sesuai target. "Semua berjalan lancar, kita target lima jam selesai, tadi pukul 04.40 pesawat sudah bisa digeser pada posisi yang kita inginkan."

Tepat pukul 05.00, proses evakuasi selesai sesuai yang diinginkan. Pesawat berada di apron, lokasi parkir pesawat.
(zik)
Berita Terkait
Korban Tewas Pesawat...
Korban Tewas Pesawat Air India Jadi 17, Termasuk Pilot dan Co Pilot
Pesawat Air India Expres...
Pesawat Air India Expres Terbelah Dua Saat Mendarat, 14 Tewas
Pesawat Pilatus Tergelincir...
Pesawat Pilatus Tergelincir di Lapangan Terbang Perintis Paniai Papua
Pesawat Militer yang...
Pesawat Militer yang Jatuh di Riau Jenis BAE Hawk 209
Pesawat SAM Air Tergelincir...
Pesawat SAM Air Tergelincir di Beoga Puncak Jaya Papua
Pesawat Sam.Air Tergelincir...
Pesawat Sam.Air Tergelincir di Bandara Beoga Papua
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
7 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
9 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
9 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
11 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
11 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved