Kampung Aceh Digerebek Lagi, 24 Orang Positif Nyabu

Jum'at, 06 November 2015 - 13:38 WIB
Kampung Aceh Digerebek...
Kampung Aceh Digerebek Lagi, 24 Orang Positif Nyabu
A A A
SEIBEDUK - Polisi kembali menggerebek Kampung Aceh, di Simpang Dam, Kelurahan Mukakung. Penggrebekan yang keempat kali sepanjang tahun 2015 ini berhasil mengamankan 24 orang, terdiri dari 20 laki-laki dan empat perempuan positif narkoba.

Penggerebekan dilakukan oleh petugas gabungan dari Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Brimob Polda Kepri, dipimpin langsung Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Wiyarso.

Polisi bergerak mengepung Kampung Aceh sejak pukul 08.00 WIB. Satu persatu rumah warga digedor-gedor polisi mencari pemakai narkoba. Warga setempat juga semua digeledah. Beberapa warga ada yang kabur dan berhasil ditangkap.

Warga yang berhasil ditangkap lalu dikumpulkan, kemudian dilakukan tes urine di lokasi. Dalam operasi kali ini, polisi menurukan 200 personel untuk menyisiri rumah warga Kampung Aceh dengan senjata lengkap.

Selain 24 warga yang diamankan, polisi berhasil mengamankan barang bukti beberapa paket sabu, alat isap sabu atau bong, empat samurai dan pisau, 17 mesin gelanggang permainan elektronik (gelper), kunci T, obeng, handphone, dan dompet pelaku.

"Operasi Antik ini berhasil menangkap 25 orang. Namun satu orang negatif. Tidak hanya warga, beberapa barang bukti sabu serta sajam juga diamankan," katanya, kepada wartawan, Jumat (6/11/2015).

Ditambahkan dia, Kampung Aceh sudah lama menjadi target operasi kepolisian meski sudah berkali-kali digerebek. Aktivitas narkoba di kampung ini tetap aktif meski seriang kali digerebek.

Sementara itu, menurut pengakuan warga yang ditangkap Saipul (38) mengatakan, dirinya kaget saat polisi mengedor-gedor rumahnya. Dia mengaku, sudah dua kali ditangkap polisi di Kampung Aceh karena mengkonsumsi sabu.

Saipul menyampaikan biasanya kalau mengonsumsi sabu membeli barang haram itu dari luar, kemudian memakainya di Kampung Aceh. "Tadi lagi tidur, kaget polisi tiba-tiba datang. Saya makai sejak tahun 2005, biasa beli dari luar," katanya.

Warga Kampung Aceh lainnya Eliasari (35) juga mengaku sudah lama mengonsumsi sabu. Saat polisi datang ke Kampung Aceh, dia sangat kaget dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dia mengaku, baru dua hari yang lalu memakai sabu.

"Lagi tidur tiba-tiba polisi datang. Kaget pas polisi datang. Sudah lama makai sabu, terakhir pakai dua hari yang lalu dikasih kawan. Sabu campur tawas," ungkap Eliasari.
(san)
Berita Terkait
Penggerebekan 165 Kilogram...
Penggerebekan 165 Kilogram Sabu-sabu di Aceh Barat
Pabrik Sabu di Karawaci,...
Pabrik Sabu di Karawaci, Polisi Ungkap Tersangka Sering Pindah-pindah Tempat
Jaringan Narkoba Internasional...
Jaringan Narkoba Internasional Incar Perairan Batam, Penyelundupan Sabu Hampir 3 Kg Digagalkan
Polres Muba Sikat Empat...
Polres Muba Sikat Empat Pengedar Narkoba
Fakta Buruk Tentang...
Fakta Buruk Tentang Sabu, Barang Bukti Millen Cyrus
Satuan Narkoba Polrestro...
Satuan Narkoba Polrestro Depok Amankan Sabu Sebanyak 46 Kilogram
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
32 menit yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
43 menit yang lalu
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
47 menit yang lalu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
1 jam yang lalu
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
1 jam yang lalu
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
2 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved