Buntut Penembakan di Cibinong, TNI Perketat Penggunaan Senpi

Rabu, 04 November 2015 - 14:28 WIB
Buntut Penembakan di...
Buntut Penembakan di Cibinong, TNI Perketat Penggunaan Senpi
A A A
JAKARTA - Buntut dari peristiwa penembakan yang dilakukan oknum anggota Kostrad Serda YH terhadap pengendara motor, Marsin alias Japra (40) di Jalan Mayor Oking, Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, kemarin, TNI akan memperketat penggunaan senjata organik.‎

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku, telah memerintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal Mulyono untuk mengevaluasi penggunaan senpi.

"Pasti (ada pengetatan), saya sudah perintahkan KSAD untuk melakukan evaluasi, tingkatan-tingkatan apa yang membawa senjata," ujar Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Menurut Gatot, yang diperkenankan membawa senjata hanya perwira TNI. Adapun setingkat Serda, hanya diperbolehkan jika sedang melaksanakan tugas operasi.

‎"Penggunaan senjata hanya perwira, Bintara Tamtama menggunakan senjata apabila dia melaksanakan tugas operasi," tuturnya.

‎Lebih lanjut, dia mengungkapkan, Serda YH saat melakukan penembakan terhadap pengendara motor di Cibinong itu bukan sedang melaksanakan tugas. Selain itu, kata dia, TNI akan memberikan santunan kepada keluarga korban tewas yang ditembak Serda YH tersebut.

‎"Kami berikan santunan, ada dua berupa materi, juga melihat apakah istrinya bekerja atau tidak, seandainya tidak dan kehidupannya (hanya nafkah suami), kami pun akan mencarikan pekerjaan," katanya.

Sekadar diketahui, seorang pengendara motor tewas ditembak dengan luka tembak di kepala tepat di mata hingga tembus ke bagian belakang kepala.

PILIHAN:

Truk Sampah Jakarta Dihadang, Ahok: DKI Lagi Dipaksa!
(mhd)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
7 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
9 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
9 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved