Ekplorasi Gunung Lawu Gubernur Setuju, Bupati Malah Menolak

Senin, 02 November 2015 - 14:31 WIB
Ekplorasi Gunung Lawu...
Ekplorasi Gunung Lawu Gubernur Setuju, Bupati Malah Menolak
A A A
KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar sampai saat ini masih menolak keras rencana eksplorasi Gunung Lawu yang akan dilakukan Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral.

Pasalnya eksplorasi gunung yang akan dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga panas bumi itu dinilai akan merusak Gunung Lawu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan pihaknya menolak proyek eksplorasi tersebut dengan alasan dampak lingkungan.

Dia menyebutkan jika gunung yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur itu dieksplorasi maka kemungkinan besar kesimbangan alam di Lereng Gunung Lawu bakal terganggu. Bahkan dampaknya juga bisa sampai kepada masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Lawu.

Ke depannya, pihaknya mengaku bakal memberikan surat penolakan kepada pemerintah pusat terkait rencana tersebut. lagi pula selama ini pemerintah Kabupaten karanganyar juga belum pernah diajak berkoordinasi terkait rencana eksplorasi itu.

“Selama ini kementerian ESDM masih diam-diam saja, belum ada koordinasi langsung yang dilakukan kepada kami,” ucapnya.

Sementara itu Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, justru memberikan sikap berbeda dengan Bupati Karanganyar.

Saat berkunjung di Gunung Lawu akhir pekan lalu, Ganjar justru mendukung langkah untuk eksplorasi Gunung Lawu.

Pasalnya eksplorasi itu nantinya memiliki kontribusi yang luas bagi kebutuhan listrik di Jawa tengah dan juga Indonesia.

Dia mengatakan, jika ada pembangkit listrik baru yang bersumber panas bumi maka ke depannya kekurangan pasokan listrik di Jawa Tengah bisa diminimalisasi.

Karena berdasarkan laporan yang dia dapatkan dari PLN, pasokan listrik Jawa Tengah belum mencukupi.
“Kalau eksplorasi belum dilakukan kan kita belum mengetahui dampaknya seperti apa,” timpalnya.

Terkait dengan penolakan eksplorasi yang dilakukan oleh Bupati Karanganyar, dia menilai itu sah-sah saja.
Menurutnya Bupati dipersilahkan untuk mengirimkan surat penolakan kepada pemerintah pusat.

Akan tetapi dia menyarankan penolakan itu harus disertai dengan alasan serta kajian yang jelas. Sehingga nantinya bisa menjadi pertimbangan terkait rencana eksplorasi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM menjadikan Gunung Lawu sebagai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).

Potensi panas bumi yang ada di Gunung Lawu itu bakal dimanfaatkan untuk kemepntingan Pembangkit Listrik Tenaga panas Bumi. Disinyalir potensi panas bumi yang ada mampu menghasilkan listrik sebanyak 165 mega watt.
(sms)
Berita Terkait
Ekspedisi HUT Emas SIER,...
Ekspedisi HUT Emas SIER, Karyawan Bentangkan Spanduk di Puncak Lawu
Tali untuk Turun Putus,...
Tali untuk Turun Putus, Seorang Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Lawu
Pendaki Tewas di Gunung...
Pendaki Tewas di Gunung Lawu, Terjebak Hujan Deras dan Alami Hipotermia
7 Fakta Menarik Tentang...
7 Fakta Menarik Tentang Lawu, Gunung Berapi yang Penuh Misteri
Penampakan Gunung Lawu...
Penampakan Gunung Lawu dengan Awan Bersabuk Melingkar
Mahasiswi Undip Tewas...
Mahasiswi Undip Tewas di Gunung Lawu, Ditemukan di Pos 4 Jalur Cetho
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
26 menit yang lalu
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
53 menit yang lalu
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
1 jam yang lalu
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
1 jam yang lalu
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved