Kedatangan 454 Jamaah Haji Gorontalo Terhambat Kabut Asap
Sabtu, 24 Oktober 2015 - 15:14 WIB
Kedatangan 454 Jamaah Haji Gorontalo Terhambat Kabut Asap
A
A
A
GORONTALO - Kedatangan 454 jamaah haji Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 24 Ujung Pandang mengalami keterlambatan.
Hal ini terjadi akibat jarak pandang di Bandara Jalaludin Gorontalo terbatas akibat diselimuti kabut asap.
Akibatnya panitia dan keluarga jamaah haji yang akan menjemput pun harus menunggu berjam-jam.
Jadwal kedatangan 454 jamaah haji Kloter 24 Gorontalo yang rencananya tiba Sabtu pagi terlambat.
Seharusnya jamaah haji yang diangkut dengan tiga kali penerbangan yang sesuai jadwal akan tiba pukul 08.20, 08.50 dan 09 30 Wita.
Namun karena tertahan di Bandara Sultan Hasanudin Makassar akibat kondisi Bandara Jalaludin yang akan didarati pesawat diselimuti kabut asap.
Menurut Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara Jalaludin Gorontalo Deden Chandra Komala kabut asap ini membuat visibility atau jarak pandang di Bandara Jalaludin terbatas hanya 2.000 meter pada pukul 07.00 Wita.
Sehingga jarak pandang yang terbatas ini tidak aman untuk pendaratan pesawat dari seharusnya minimal jarak pandang minimal 2.500 meter.
Deden menjelaskan, kondisi kabut asap ini sangat mengganggu aktivitas penerbangan namun demikian otoritas bandara belum sampai pada tahap menutup total bandara karena untuk take off pesawat masih bisa dilakukan.
Sementara itu keterlambatan jadwal kedatangan jamaah haji ini membuat panitia dan keluarga yang sudah menyiapkan penjemputan sedikit kecewa karena harus menunggu berjam-jam di bandara.
Meski belum ada kepastian jam berapa jamaah tiba namun penitia haji tetap menyiapkan bus-bus jemputan bersiap di bandara. Kabut asap ini juga menyebabkan jadwal penerbangan penumpang umum juga terlambat.
Hal ini terjadi akibat jarak pandang di Bandara Jalaludin Gorontalo terbatas akibat diselimuti kabut asap.
Akibatnya panitia dan keluarga jamaah haji yang akan menjemput pun harus menunggu berjam-jam.
Jadwal kedatangan 454 jamaah haji Kloter 24 Gorontalo yang rencananya tiba Sabtu pagi terlambat.
Seharusnya jamaah haji yang diangkut dengan tiga kali penerbangan yang sesuai jadwal akan tiba pukul 08.20, 08.50 dan 09 30 Wita.
Namun karena tertahan di Bandara Sultan Hasanudin Makassar akibat kondisi Bandara Jalaludin yang akan didarati pesawat diselimuti kabut asap.
Menurut Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara Jalaludin Gorontalo Deden Chandra Komala kabut asap ini membuat visibility atau jarak pandang di Bandara Jalaludin terbatas hanya 2.000 meter pada pukul 07.00 Wita.
Sehingga jarak pandang yang terbatas ini tidak aman untuk pendaratan pesawat dari seharusnya minimal jarak pandang minimal 2.500 meter.
Deden menjelaskan, kondisi kabut asap ini sangat mengganggu aktivitas penerbangan namun demikian otoritas bandara belum sampai pada tahap menutup total bandara karena untuk take off pesawat masih bisa dilakukan.
Sementara itu keterlambatan jadwal kedatangan jamaah haji ini membuat panitia dan keluarga yang sudah menyiapkan penjemputan sedikit kecewa karena harus menunggu berjam-jam di bandara.
Meski belum ada kepastian jam berapa jamaah tiba namun penitia haji tetap menyiapkan bus-bus jemputan bersiap di bandara. Kabut asap ini juga menyebabkan jadwal penerbangan penumpang umum juga terlambat.
(sms)