Dinilai Melecehkan, Ahok Diultimatum Keluarga Besar TNI/Polri

Sabtu, 24 Oktober 2015 - 03:26 WIB
Dinilai Melecehkan,...
Dinilai Melecehkan, Ahok Diultimatum Keluarga Besar TNI/Polri
A A A
JAKARTA - Keluarga besar Purnawirawan TNI/Polri meminta‎ Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ‎untuk menyampaikan permintaan maafnya dalam waktu 3x24 jam. Permintaan maaf tersebut terkait atas pernyataan Ahok perihal TNI untuk mengawal truk sampah dari Jakarta menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Kamis 22 Oktober 2015.

Ketua Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Arif Bawono mengatakan, TNI merupakan institusi negara untuk melindungi rakyat dan tidak bisa diintervensi pribadi, kelompok, maupun golongan. Terlebih dengan adanya semboyan 'TNI Kuat Bersama Rakyat'. Artinya, TNI bukanlah institusi yang bisa disuruh-suruh apalagi untuk membuang sampah.

Untuk itu, kata Arif, FKPPI meminta Ahok segera meminta maaf kepada TNI baik secara langsung ataupun melalui media seperti apa yang telah disebutkan sebelumnya oleh orang nomor satu di DKI Jakarta dalam melecehkan TNI.

"Karena pernyataan beliau itu kami terusik sekali, ketika Gubernur merespon sikap DPRD Bekasi lalu menyatakan mau kirim tentara buat nganter sampah ke Bekasi," ujar Arif kepada wartawan di Jakarta, Jumat 23 Oktober 2015.

Arif menjelaskan, dalam masalah persoalan sampah antara DPRD Kota Bekasi dengan Ahok, FKPPI tidak akan turut campur. Hanya saja sebagai keluarga besar TNI/Polri, FKPPI menyesalkan sikap Ahok itu.

"Kalau dalam tiga hari Ahok tidak meminta maaf, kami akan melanjutkannya ke proses hukum melalui pasal pelecehan," tegasnya.

Sekadar diketahui, Ahok mengaku tidak gentar dengan DPRD Kota Bekasi yang berencana memanggil dirinya terkait kuta sampah yang dikirim dari Jakarta ke Bekasi. Menurutnya, dalam menanggapi persoalan ini anggota DPRD Bekasi tidak perlu terlalu sombong dengan mengancam pemanggilan dirinya.

"Kalau mau main sok-sokan begitu anggota DPRD kamu tutup aja (Bantargebang), kamu tutup saja supaya seluruh Jakarta penuh sampah ini jadi bencana nasional, terus kirim tentara buat nganter sampah ke Bekasi," ungkap Ahok, Kamis 22 Oktober 2015.
(mhd)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
4 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved