Polda Riau Tetapkan Perusahaan Singapura Tersangka Pembakar Lahan

Selasa, 20 Oktober 2015 - 22:30 WIB
Polda Riau Tetapkan...
Polda Riau Tetapkan Perusahaan Singapura Tersangka Pembakar Lahan
A A A
PEKANBARU - Polda Riau menetapkan perusahaan asal Singapura yakni PT Palm Lestari Makmur (PLM) tersangka pembakaran hutan dan lahan. Dengan ditetapkan PT PLM, berarti sudah dua perusahaan di Riau jadi tersangka untuk tahun ini.

PT PLM merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Dalam kasus ini polisi mendapatkan luas lahan perusahaan yang terbakar seluas 30 hektare.

Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Ari Rahman Nafarin mengatakan, penetapan tersangka PT PLM setelah penyidik Polda Riau memiliki bukti kuat.

"Kita sudah mengantongi dua alat bukti kuat untuk menjerat perusahaan asal Singapura itu," kata AKBP Ari Rahman, Selasa (20/10/2015).

Dalam kasus ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli dari perusahaan. "Kita sudah menyita sejumlah dokumen dari PT PLM untuk dijadikan barang bukti," tukasnya.

Selain menjerat perusahaan, Polda Riau saat ini juga membidik petinggi PT PLM yang dinilai paling bertanggungjawab atas kebakaran di wilayah perusahaan yang terjadi pada bulan lalu itu.

"Saat ini baru pasal yang kita kenakan yakni kelalaian perusahaan. Namun kita akan cari lagi kemungkinan pidananya termasuk juga person dari perusahaan," tukas Ari.

Selain PT PLM, Polda Riau saat ini membidik satu perusahaan Singapura lainnya yakni PT Pan United (PU) yang berada Kabupaten Bengkalis. Dalam kasus ini pihak perusahaan diduga melakukan pembakaran lahan seluas 200 hektare.

Polisi sebelumnya sudah menetapkan satu korporasi di Riau yakni PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) sebagai tersangka.

Perusahaan perkebunan sawit ini diduga membakar lahan seluas 500 hektare di arealnya di Kabupaten Pelalawan.

Hingga berita ini diturunkan belum mendapat konfirmasi dari perwakilan manajemen PT Palm Lestari Makmur.
(sms)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
11 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved