Polisi Bongkar Kelakuan Paedofil Saksi Kasus Eneng

Jum'at, 09 Oktober 2015 - 23:11 WIB
Polisi Bongkar Kelakuan...
Polisi Bongkar Kelakuan Paedofil Saksi Kasus Eneng
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya terus melakukan penyidikan terhadap kasus pembunuhan Putri Nur Fauziah (PNF) alias Eneng (9). Namun dalam penyidikan itu, polisi menemukan kasus pelecehan seksual.

Polisi menemukan kasus baru terkait dengan pelecehan seksual kepada anak-anak yang dilakukan Agus alias Pea. Agus juga sempat menjadi saksi dalam kasus Eneng.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti memaparkan, Agus ternyata telah memiliki catatan buruk dalam kasus seksual terhadap anak di bawah umur.

Dalam temuan polisi, Agus telah mencabuli dua gadis di bawah umur, Y dan T. Bahkan kedua gadis ini sempat hamil. T sempat diperiksa dalam kasus Eneng, sedangkan Y masih dicari polisi.

"Selain T, korban pencabulan A, ada lagi. Menurut U (saksi), saudarinya, yakni Y, juga pernah hamil tiga bulan dan digugurkam atas perintah A," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/10/2015).

Menurut Krishna, Y saat ini sudah tidak lagi di Jakarta. Maka itu, polisi mengaku kesulitan dalam mencari korban Y. Selain mengalami kendala dalam mencari korban Y, polisi pun mengalami kendala untuk mengungkap kasus kematian Eneng.

Karena, saksi yang diperiksa itu kebanyakan anak-anak. Sehingga membutuhkan pendekatan khusus dalam melakukan penyelidikan.

"Sekarang anggota kami sedang mencari di daerah Jabar (Jawa Barat). Jadi, ini segala kendala tetap kami hadapi, kami urai, tapi butuh proses jadi mohon sabar," tuturnya.

Khrisna menerangkan, rumah Agus alias Pea itu merupakan tempat berkumpulnya anak-anak muda. Bahkan, selain anak laki-laki, Pea pun kerap mengajak anak perempuan ke tempatnya. Bahkan, anak-anak perempuan yang dikandangkan Pea itu kerap diperlakukan tidak senonoh.

"Ada 13 anak yang bergabung dan berkelompok dengan A, 10 cowok, tiga cewek," bebernya.

Meski demikian, Krishna mengakui, polisi belum bisa menetapkan Agus sebagai tersangka dalam kasus kematian Eneng. Maka itu, polisi terus mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk menetapkan tersangka dalam kasus itu.

"Identifikasi DNA masih dilakukan. Tes DNA sperma yang ada di tubuh korban pun masih dilakukan. Siang malam kami bekerja," pungkasnya.

PILIHAN:

Ini Tiga Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung
(mhd)
Berita Terkait
Penemuan Mayat di Dalam...
Penemuan Mayat di Dalam Boks Kontainer
Diduga Masalah Asmara,...
Diduga Masalah Asmara, Polisi Evakuasi Jasad Wanita Dalam Kardus
Istirahat dalam Bus,...
Istirahat dalam Bus, Sopir PO Budiman Ditemukan Meninggal Dunia
Geger, Pengembala Sapi...
Geger, Pengembala Sapi Temukan Mayat Bayi Dalam Kardus
Breaking News! 4 Mayat...
Breaking News! 4 Mayat ditemukan Dalam Sebuah Rumah di Kalideres
Ini Identitas Empat...
Ini Identitas Empat Mayat yang Ditemukan Membusuk di Kalideres
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
36 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
2 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
10 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
10 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved