3 Siswa SD Aniaya Rekannya hingga Kritis

Selasa, 06 Oktober 2015 - 17:22 WIB
3 Siswa SD Aniaya Rekannya...
3 Siswa SD Aniaya Rekannya hingga Kritis
A A A
PASURUAN - Tiga orang siswi Sekolah Dasar (SD), di Pasuruan, Jawa Timur, tega menganiaya rekannya sendiri hingga kritis. Akibatnya, korban dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pengobatan.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, korban diketahui bernama Putri Nazila (12). Saat ditemui wartawan, korban tampak terbaring lemas di ruang Krisan RSUD Bangil, tepatnya di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, tiga orang rekannya yang melakukan penganiayaan masing-masing bernama Ihsan (12), Ayik (12), Feri (12). Korban mengaku, dianiaya di ruang kelas SDN Sadenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Korban merupakan putri ketiga dari lima bersaudara pasangan Taufik (45) dan Masyito (40), warga desa setempat.

Menurut ayah korban Taufik, peristiwa itu berawal saat anaknya naik sepeda angin. Saat naik sepeda itu, dia terjatuh hingga tak sadarkan diri. Saat itu, pihak keluarga menduga korban menderita sakit karena terjatuh.

Saat diajak bicara, korban juga sempat melantur dan mengalmi kejang-kejang. Warga sekitar yang sebelumnya tidak tahu, bahkan sempat mengira bocah nahas ini kerasukan makhluk halus, hingga dipanggilkan paranormal atau dukun.

Namun, korban terus mengalami kesakitan, hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat dan akhirnya dirujuk kembali ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

Selidik punya selidik, ternyata sakitnya korban bukan akibat jatuh dari sepeda. Melainkan karena penganiayaan yang dilakukan tiga orang temannya. Korban dipukul oleh tiga rekannya dengan tangan dari belakang mengenai kepala.

Saat itu, korban sedang menulis di dalam kelas. Sedangkan sang guru, sedang pergi ke toilet untuk buang air kecil. Disangka kuat, ketiga teman korban itu melakukan penganiayaan karena iseng dan ingin menjahili korban.

Untuk menangangi korban, dokter membentuk tim medis dari berbegai spesialis. Diketahui, pemukulan itu mengenai korban mengenai syaraf otak akibat pukulan. Sementara, kejang-kejangnya disebabkan akibat gangguan jantung.
(san)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
11 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved