Mulai Redup, Kejayaan Wisata Danau Toba Kembali Dipulihkan

Selasa, 06 Oktober 2015 - 14:08 WIB
Mulai Redup, Kejayaan...
Mulai Redup, Kejayaan Wisata Danau Toba Kembali Dipulihkan
A A A
DOLOKSANGGUL - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata sedang melakukan tata kelola destinasi pariwisata Cluster Toba. Pembangunan tatakelola pariwisata tersebut diharapkan akan mampu memulihkan kejayaan pariwisata Danau Toba.

Fasilitator Lokal (Faslok) Destination Management Organization (DMO) Cluster Toba Harianto Sinaga mengatakan, bahwa saat ini kementerian pariwisata telah mengembangkan dan membentuk forum tatakelola.

Forum tatakelola ini akan bekerja maksimal untuk pengembangan pariwisata di Danau Toba. Nantinya, forum tatakelola akan menggabungkan berbagai aspek yang dibutuhkan untuk pengembangan danau toba.

Termasuk, lintas instansi yang memiliki keterkaitan untuk pengembangan pariwisata. “Konsep yang sedang dilaksanakan ini sejalan dengan konsep 25 Kawasan Stategis Pariwisata Nasional (KSPN) di seluruh Indonesia,” katanya, Selasa (6/10/2015).

Dalam melakukan tata kelola destinasi pariwisata Danau Toba, Kementerian Pariwisaata akan mengeluarkan Surat Keputusan Menteri dan akan menerbitkan Keputusan Presiden tentang Badan Percepatan Pengelola Pariwisata Danau Toba.

"Hal ini menyerupai Nusa Dua Tourism Authority," katanya.

Karena itu, Harianto berharap seluruh pemerintah di kawasan Danau Toba mendukung pembentukan forum tersebut. Agar nantinya pemulihan pengembalian kejayaan pariwisata Danau Toba dapat terwujud.

“Karena perbaikan dan pemulihan kejayaan Danau Toba tersebut harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak. Baik dari Pemerintah, pelaku pariwisata dan masyarakat,” paparnya.

Selama ini, menurut Harianto, penurunan kunjungan wisata kususnya mancanegara ke kawasan Danau Toba disebabkan berbagai aspek. Salah satunya tidak tidak ada pengembangan kawasan, termasuk promosi dan penataan yang lebih baik.

Kedepan, hal ini akan menjadi salah satu catatan yang akan dilakukan DMO cluster Toba, bekerjasama dengan seluruh forum tatakelola pariwisata.

“Intinya, Danau Toba akan menjadi perhatian pemerintah pusat dalam pengembangan dan pembangunan kepariwisataan. Pengakuan itu menunjukkan bahwa ada potensi besar di kawasan Kaldera Toba yang bisa dijadikan untuk pengembangan kepariwisataan diberbagai kabupaten di sekitar Danau Toba,” paparnya.

Sementara itu, salah satu pelaku pariwisata di Simalungun, Charles Situmorang mengatakan, ada empat aspek yang harus dibenahi untuk perbaikian Danau Toba.

Yang pertama meliputi klasifikasi pasar yang akan ditargetkan menjadi pengunjung Danau Toba. Selanjutnya, promosi sesuai dengan klasifikasi pasar. Termasuk upaya untuk menjangkau pasar dan memperkenalkan lebih lengkap tentang danau toba.

Kemudian, pihak pemerintah juga harus membenahi akseblitias ke kawasan Danau Toba. “Dan yang terakhir adalah pembenahan sumber daya manusia. Termasuk membenahi masyarakat agar menjadi masyarakat pariwisata,” paparnya.
(san)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
1 jam yang lalu
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
4 jam yang lalu
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
7 jam yang lalu
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved